
MTsN 4 Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi Qur’ani melalui penyelenggaraan Munaqosyah Tingkat Marhalah Al-Qur’an 30 Juz binnadzor pada hari Kamis, 5 Februari 2026 kemarin. Kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang dilaksanakan secara berkelanjutan dan terstruktur. Pada tahun ini, pelaksanaan munaqosyah tetap kontinyu menggandeng Lembaga Belajar Membaca Al-Qur’an (BMQ) Attartil Pusat Jawa Timur sebagai mitra resmi dalam proses pentashihan bacaan Al-Qur’an siswa.
Kegiatan munaqosyah ini diikuti oleh 107 siswa yang telah dinyatakan lulus dalam seleksi BTQ yang diselenggarakan pada 19–20 Januari 2026. Seleksi tersebut menjadi tahap awal untuk memastikan kesiapan peserta, baik dari segi kelancaran membaca, ketepatan tajwid, maupun fashohah dalam bacaan Al-Qur’annya. Para peserta yang lolos seleksi merupakan siswa-siswi terbaik dari kelas VII, VIII, dan IX yang telah menempuh pembinaan BTQ secara intensif di bawah bimbingan guru-guru BTQ MTsN 4 Sidoarjo.
Dalam pelaksanaannya, munaqosyah dibagi ke dalam enam majlis guna menjamin efektivitas, ketertiban, dan kenyamanan peserta. Enam majlis tersebut terdiri atas tiga majlis untuk program inti dan tiga majlis untuk program penunjang. Pembagian majlis ini dilakukan agar proses penilaian berjalan optimal serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Pada program inti, peserta mengikuti tes munaqosyah Al-Qur’an 30 juz dengan dua kali membaca maqro’ yang ditunjuk tim munaqisy secara acak serta dinilai oleh tim munaqis dari BMQ Attartil Pusat Jawa Timur. Tim munaqis melakukan pentashihan secara profesional dengan memperhatikan aspek makharijul huruf, sifat huruf, hukum tajwid, kelancaran bacaan, serta ketepatan waqaf dan ibtida’. Melalui kerja sama ini, hasil munaqosyah diharapkan memiliki validitas dan standar mutu yang tinggi sesuai dengan ketentuan lembaga resmi Al-Qur’an.
Selain program inti, peserta juga harus mengikuti tes program penunjang yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter religius siswa. Materi program penunjang meliputi surat-surat pilihan, ayat-ayat pendek, doa-doa harian, Asmaul Husna, serta praktik salat Subuh. Pada praktik salat, penilaian difokuskan pada ketepatan rukun qauly dan rukun fi’li, mulai dari niat, bacaan salat, gerakan, hingga ketertiban dan kekhusyukan dalam beribadah.
Penilaian program penunjang dilaksanakan oleh tim munaqis internal guru MTsN 4 Sidoarjo, yaitu guru-guru BTQ yang telah mengikuti pelatihan khusus tim munaqis program penunjang. Dengan bekal pelatihan tersebut, para guru memiliki kompetensi yang memadai dalam melakukan penilaian secara objektif, sistematis, dan sesuai standar yang ditetapkan madrasah yang bersinergi dengan BMQ Attartil Pusat Jawa Timur.

Para Tim Munaqisy sebelum melaksanakan tugasnya mereka semua telah mengucapkan sumpah bersedia dan sanggup menjalankan tugas sebagai tim munaqis dengan baik dan benar sesuai tata aturan penilaian tim munaqis yang telah ditetapkan oleh kantor Pusat Yayasan Belajar membaca al Qur’an at Tartil Jawa Timur.serta bersedia dan sanggup menjalankan penilaian dengan mengedepankan profesional dan mempertanggungjawabkannya dihadapan Allah SWT
Selama pelaksanaan kegiatan, seluruh peserta mengikuti rangkaian munaqosyah dengan penuh kesungguhan, kedisiplinan, dan semangat. Suasana religius terasa kuat di setiap majlis, mencerminkan keseriusan siswa dalam menjaga amanah sebagai generasi Qur’ani. Dukungan dari pihak madrasah, guru pembimbing, serta orang tua turut menjadi faktor penting dalam kelancaran dan keberhasilan kegiatan ini.
Dalam sambutan Kepala MTsN 4 Sidoarjo Ibu Islakhah Wahyuni, M.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan munaqosyah ini sangatlah penting untuk mengukur sejauh mana keberhasilan program BTQ di MTsN 4 Sidoarjo dan siswa siswi yang telah lulus munaqosyah bisa mendapatkan syahadah yang bisa dipergunakan untuk pendaftaran sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, serta yang terpenting agar siswa siswi MTsN 4 Sidoarjo tergolong sebaik-baiknya manusia, sesuai dengan slogan MTsN 4 Sidoarjo yaitu Be Smart Q-Ries and Lead

Melalui pelaksanaan munaqosyah tingkat marhalah ini, MTsN 4 Sidoarjo berharap dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk evaluasi menyeluruh terhadap program BTQ yang telah dilaksanakan selama ini.
Ke depan, MTsN 4 Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Al-Qur’an melalui sinergi dengan lembaga profesional, penguatan kompetensi guru, serta pengembangan program yang berorientasi pada pembentukan karakter Islami. Dengan demikian, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam iman, serta berakhlakul karimah. (farah_ame)