Sidoarjo, 19 November 2024 — Sebanyak 800 anak-anak dari RA (Raudhatul Athfal) se-Kecamatan Sidoarjo mengikuti kegiatan Polisi Sahabat Anak yang diselenggarakan oleh IGRA Kecamatan Sidoarjo pada Selasa, 19 November 2024. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia kepolisian kepada anak-anak secara langsung, sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kesadaran tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan dimulai dengan tour keliling di lingkungan Polresta Sidoarjo, di mana anak-anak diperkenalkan dengan berbagai alat yang digunakan polisi dalam menjalankan tugas, seperti mobil patroli, ambulans polisi, mobil taktis, serta peran anjing pelacak. Anak-anak terlihat sangat antusias dan terkesan dengan berbagai peralatan yang dipamerkan.
Acara dilanjutkan dengan kegiatan di Gedung Serbaguna yang mengambil tema Polisi Sahabat Anak. Dalam sambutannya, M. Amirul, pengawas RA Kecamatan Sidoarjo, menyampaikan pentingnya pembelajaran yang melibatkan pengalaman langsung. “Pembelajaran akan lebih efektif ketika anak-anak dapat melihat dan merasakan secara langsung apa yang mereka pelajari. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi dan memotivasi mereka untuk bercita-cita menjadi polisi,” ungkap Amirul.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh sejumlah anggota kepolisian, di antaranya Ipda Liana, Bripka Raga, dan Brigadir Kenny. Mereka memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai aturan lalu lintas, seperti pentingnya penggunaan helm, memahami lampu lalu lintas, serta mengenal berbagai rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan raya. Selain itu, anak-anak juga diberikan hadiah menarik seperti helm, tas, dan perlengkapan lainnya sebagai bentuk apresiasi atas perhatian mereka selama acara.

Kegiatan Polisi Sahabat Anak ditutup dengan penampilan atraksi dari para peserta. Suasana semakin meriah dengan berbagai pertunjukan dari anak-anak yang penuh semangat. Acara ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang bermanfaat serta mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, khususnya generasi muda, serta menumbuhkan kesadaran sejak dini akan pentingnya keselamatan dan kedisiplinan berlalu lintas.
