MTs Negeri 1 Sidoarjo – Upacara Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di MTSN digelar pada Minggu, 17 Agustus 2025, di halaman utama MTsN 1 Sidoarjo dengan semangat merah putih. Acara ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh warga madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Madrasah Achmad Saifullah menyampaikan pesan penuh makna tentang pentingnya bersyukur, berjuang, dan mencintai tanah air. Dalam sambutannya beliau menegaskan, “Orang itu harus pandai bersyukur, berjuang hubbul wathon minal iman, cinta tanah air dalam mengisi kemerdekaan.” Kita harus berjuang apa adanya, serta menerima apa adanya, prinsip itu akan muncul jika kita ikhlas dalam menjalankan.

Sambutan tersebut menjadi pengingat mendalam bagi para siswa bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan panjang para pahlawan yang patut disyukuri dengan pengabdian, kerja keras, dan cinta tanah air.
Usai upacara, dilanjutkan dengan penampilan memukau dari Grup Tari MTsN 1 Sidoarjo yang menyuguhkan kreasi tari bertema kebangsaan. Suasana semakin semarak saat panitia membagikan hadiah kepada para pemenang lomba yang telah digelar selama tiga hari, mulai tanggal 13 hingga 15 Agustus 2025.

Berbagai lomba penuh keceriaan diikuti oleh siswa antar-generasi maupun bapak/ibu guru. Jenis lomba untuk siswa antara lain: estafet memasukkan paku dalam botol, sepeda lambat, tiup gelas, futsal, tiup bola, kardus guling, paduan suara, dan estafet air. Sementara itu, para guru juga ikut berpartisipasi dalam lomba estafet tiup gelas, balap kelereng, hingga nyunggi tempeh yang menambah tawa sekaligus keakraban.

Kemeriahan lomba yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut menjadi bukti nyata bahwa peringatan HUT RI bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi ajang menumbuhkan kebersamaan, sportivitas, dan rasa cinta tanah air di lingkungan madrasah.

Dengan penuh suka cita, seluruh warga MTsN 1 Sidoarjo menutup rangkaian acara dengan semangat kebangsaan yang semakin kuat, membawa pesan bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan perjuangan, syukur, dan pengabdian tanpa henti. (Vie’)