Kemenag Sidoarjo Gelar Rapat Gabungan Bahas Evaluasi Program dan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor

Click to share!

Sidoarjo (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat gabungan dan rapat koordinasi pimpinan pada Rabu, 15 Oktober 2025, bertempat di Aula Al Ikhlas I.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala satuan kerja (satker), kepala KUA se-Kabupaten Sidoarjo, pengurus IPARI, pengawas madrasah dan pengawas PAIS, serta staf JFT kantor induk.

Rapat dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kemenag, dilanjutkan doa pembuka yang dipimpin oleh Kasubbag TU.
Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para pimpinan dan pelaksana teknis di lingkungan Kemenag Sidoarjo untuk melakukan evaluasi, sinkronisasi program, dan memperkuat kolaborasi lintas bidang.

Dalam paparannya, Kasi PAIS menyampaikan perkembangan program Tahfidz Qur’an yang telah bekerja sama dengan 118 sekolah, di antaranya 26 SD, 67 SMP, dan 25 SMA. Sebanyak 2.136 siswa telah memperoleh sertifikasi tahfidz, dan program sekolah piloting PAIS berkarakter sedang dipersiapkan untuk maju ke tingkat provinsi.

Sementara itu, Kasi PD Pontren memaparkan berbagai capaian penting, termasuk data 5.593 guru TPQ penerima insentif Pemkab Sidoarjo tahun 2025, serta keberhasilan beberapa lembaga dalam memperoleh BOP dan bantuan peralatan pembelajaran dari APBN Kemenag RI.
Selain itu, Kemenag Sidoarjo juga tengah melaksanakan pendataan gedung pesantren dengan melibatkan kepala KUA dan penyuluh agama.

Pada kesempatan yang sama, Kasubbag TU menyoroti kinerja serapan anggaran dan capaian reformasi birokrasi.
“Realisasi serapan anggaran tahun 2025 telah mencapai 84,8%, sementara capaian kinerja berada di angka 88%. Kita terus berupaya memperbaiki pelaksanaan PMPZI agar bisa naik peringkat di Jawa Timur,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, dalam arahannya, menegaskan pentingnya rapat koordinasi sebagai forum komunikasi rutin untuk mempercepat tindak lanjut kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Banyak informasi dan kebijakan yang perlu segera diketahui dan ditindaklanjuti bersama. Ke depan, rapat koordinasi lengkap akan dilaksanakan dua kali dalam setahun secara tatap muka, serta rapat teknis triwulan untuk setiap bidang,” ungkapnya.

Rapat ditutup dengan catatan penting tentang penguatan SKP, peningkatan kualitas penyuluhan agama, pembinaan jemaah haji, serta profesionalitas lembaga zakat dan wakaf.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *