Sidoarjo — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menuntaskan pelaksanaan Tes Computer Assisted Test (CAT) Seleksi Tahap I Calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Tahun 1447 H/2026 M pada Kamis (4/12/2025). Tes CAT ini diikuti 63 peserta yang sebelumnya dinyatakan lolos verifikasi administrasi.
Pelaksanaan seleksi berjalan ketat dan transparan. Dari total 249 pendaftar, panitia melakukan seleksi berkas hingga tersaring 79 peserta yang submit dokumen lengkap. Setelah verifikasi lanjutan, sebanyak 63 peserta dinyatakan memenuhi syarat mengikuti Tes CAT tingkat kabupaten/kota.

Peserta yang lolos administrasi dan berhak mengikuti tes CAT ini berasal dari enam kategori formasi, yaitu:
- Bimbingan Ibadah: 1 orang
- Ketua Kloter: 15 orang
- Pembimbing Ibadah Kloter: 14 orang
- Pelayanan Akomodasi Arab Saudi: 15 orang
- Pelayanan Konsumsi: 13 orang
- Pelayanan Transportasi: 5 orang
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Seksi Haji dan umroh menegaskan bahwa seluruh proses seleksi berjalan objektif tanpa intervensi.
“Njenengan yang hadir ini terseleksi sebagai peserta terbaik dari sekian banyak pendaftar. Verifikasi dilakukan cermat oleh panitia, tanpa tendensi apa pun. Yang menentukan kelulusan adalah nilai panjenengan sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa panitia bekerja sesuai ketentuan yang ditetapkan.
“Teman-teman PHU bekerja benar-benar clear atas petunjuk kepala kantor, tidak ada permainan apa pun. Mudah-mudahan kita semua diberikan kelancaran dan hidayah oleh Allah SWT,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kab. Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi juga memberikan apresiasi kepada peserta yang telah melewati tahapan administrasi.
“Bapak ibu yang hadir hari ini semuanya berhak lolos. Namun nilai CAT pagi ini yang akan menentukan. Saya pastikan seleksi ini murni tanpa manipulasi data, tidak ada kebohongan apa pun,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa hasil Tes CAT Tahap I akan menjadi dasar penentuan peserta yang dikirim ke Tes CAT Tahap II di Asrama Haji, sebelum memasuki tahap wawancara luring. Kepala kantor juga berpesan agar peserta yang nantinya terpilih benar-benar mengutamakan pelayanan jamaah.
“Ketika njenengan sudah menjadi petugas, lepaskan jabatan dan identitas. All out layani jamaah, sehingga mereka benar-benar puas dengan pelayanan kita,” pesannya.