Sidoarjo – Suasana tenang namun penuh konsentrasi menyelimuti gedung MIN 1 Sidoarjo pada Rabu (6/5). Hari ini, madrasah tersebut menerima kunjungan istimewa dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Ujian Madrasah (UM). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Dr. Mufi Imron Rosyadi, M.E.I. hadir secara langsung untuk memastikan proses assesmen berjalan sesuai standar.

Kunjungan ini bertepatan dengan jadwal ujian mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Dalam tinjauannya ke ruang-ruang ujian, Mufi Imron memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan panitia dan kemandirian para siswa. “Kami melihat pelaksanaan di MIN 1 Sidoarjo berjalan sangat lancar dan tertib. Penggunaan sistem hybrid membuktikan bahwa madrasah kita semakin adaptif terhadap transformasi digital,” ujar Kepala Kemenag di sela-sela pemantauannya.
Tahun ini, MIN 1 Sidoarjo menerapkan sistem ujian hybrid yang menggabungkan efisiensi teknologi dengan pengawasan langsung yang ketat. Skema ini dirancang untuk memberikan pengalaman ujian yang modern sekaligus menjaga integritas akademik siswa.
Rangkaian ujian ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari kerja, dimulai sejak Selasa (5/5) hingga berakhir pada Senin (11/5) mendatang. Sebanyak 57 siswa kelas akhir menjadi peserta dalam agenda besar ini. Untuk menjaga kondusivitas dan kenyamanan, peserta dibagi ke dalam 3 ruang ujian dengan rasio pengawasan yang ideal.
Kepala Madrasah MIN 1 Sidoarjo, Sri Utami, M. Pd. mendampingi langsung jalannya Monev tersebut. Beliau menekankan bahwa fokus utama madrasah bukan hanya pada aspek teknis, melainkan juga kesiapan mental siswa. “Kehadiran Bapak Kepala Kemenag tentu menjadi motivasi tambahan bagi anak-anak. Hingga hari kedua ini, alhamdulillah tidak ada kendala teknis yang berarti. Pelajaran IPAS hari ini pun diselesaikan siswa dengan penuh percaya diri,” ungkapnya.

Dengan sisa beberapa hari ke depan, pihak madrasah optimis seluruh rangkaian ujian akan berakhir sukses. Langkah digitalisasi melalui ujian hybrid ini diharapkan menjadi pijakan bagi MIN 1 Sidoarjo untuk terus mencetak lulusan yang melek teknologi namun tetap memiliki karakter yang kuat. (zd)