Sidoarjo (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan acara pembagian 500 paket bingkisan untuk anak yatim dalam rangka peringatan 10 Muharram, yang juga dikenal sebagai “Lebaran Yatim”.
Acara yang bertajuk “Berbagi Cinta Berlimpah Berkah” ini diselenggarakan secara nasional oleh Bimas Islam Kemenag RI bekerja sama dengan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI di Aula HM. Rasjidi Kementerian Agama Jakarta.

Sementara itu, di Kantor Kemenag Sidoarjo ini dilaksanakan di Aula PLHUT dan dihadiri oleh Plh. Kasubag TU Ahmad Fathoni, Penyelenggara Zakat Wakaf Farid Yusron, dan Kasi PD Pontren Moh. Sholehuddin, dengan menghadirkan sedikitnya 50 anak yatim penerima bingkisan.
Dalam acara ini, total sebanyak 500 paket bingkisan dibagikan kepada anak yatim di seluruh satuan kerja madrasah negeri dan KUA kecamatan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo. Penyerahan bingkisan dilakukan secara serentak secara nasional yang diselenggarakan di Jakarta dengan kehadiran Wakil Menteri Agama RI Saiful Rahmat Dasuki dan diikuti melalui Zoom Meeting serta Kanal Youtube “Literasi Zakat Wakaf” oleh seluruh Kantor Kementerian Agama di seluruh nusantara.
Farid Yusron, selaku ketua panitia dan Penyelenggara Zakat Wakaf, menyampaikan bahwa momentum Lebaran Yatim di bulan Muharram ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi umat dalam berzakat. Acara ini menjadi wadah bagi Kementerian Agama, lembaga zakat, dan lembaga terkait untuk dapat terhubung langsung dengan masyarakat.

Ahmad Fathoni, Plh. Kasubbag TU, dalam sambutannya menyatakan bahwa acara ini juga bertepatan dengan Kick Off Program Direktorat Pemberdayaan Zakat Wakaf Kementerian Agama RI 2024. Ia menekankan bahwa manajemen pengelolaan zakat dan wakaf yang baik dapat menjadi pendorong ekonomi umat, terutama dhuafa dan fakir miskin. Beliau juga berpesan kepada anak-anak yatim yang hadir untuk tetap semangat belajar dan mengaji agar kelak menjadi anak yang sukses.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pengasuh yang mendampingi anak-anak yatim, dengan harapan semoga berkah dan menjadi pembuka pintu surga Allah SWT, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya.
