Sebanyak 200 kepala sekolah dan madrasah dari MI, SD, MTs, SMP, MA, SMA, dan SMK di bawah naungan PCNU LP Ma’arif NU Sidoarjo, mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi yang berlangsung di Hotel Aster Batu, Malang. Acara yang digelar pada 18-19 November 2024 ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi, dan turut dihadiri oleh Pj. Ketua PCNU LP Ma’arif NU Sidoarjo, Abdul Mujib, serta Ketua Panitia, Asep Syaifulloh.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para kepala sekolah dan madrasah dalam memimpin lembaga pendidikan, dengan mengedepankan aspek manajerial, kepemimpinan, dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Abdul Mujib, dalam sambutannya, menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam memajukan lembaga pendidikan di bawah naungan NU. “Penting untuk kita maknai sebagai tanggung jawab bersama amanat yang diberikan kepada kita sebagai kepala. Membangun madrasah dan sekolah perlu penguatan bersama, dan kebersamaan untuk menjadikan lembaga kita menjadi lebih berkualitas,” ujar Abdul Mujib.

Sementara itu, Mufi Imron Rosyadi, dalam sambutan pembukaannya, memberikan pesan-pesan penting terkait peran kepala madrasah dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas pendidikan. “Manajemen yang baik harus dibarengi dengan sosok kepala madrasah yang menjadi panutan, yang dapat memberikan teladan yang baik bagi guru dan muridnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mufi Imron menyampaikan lima langkah strategis yang harus dilakukan oleh kepala madrasah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan, yaitu:
- Memberikan apresiasi terhadap capaian prestasi seorang guru, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.
- Melakukan transparansi dalam penganggaran, agar seluruh proses administrasi dan pengelolaan anggaran pendidikan berjalan dengan akuntabel.
- Bermitra dengan komite madrasah atau sekolah, untuk meningkatkan kolaborasi dalam mengembangkan program pendidikan yang lebih baik.
- Mendorong guru untuk melakukan pengembangan diri, melalui berbagai mode pelatihan yang ada, baik pelatihan konvensional maupun melalui sarana daring dan mandiri. Kementerian Agama juga menyediakan aplikasi Pintar Kemenag untuk mendukung pengembangan kompetensi guru.
- Melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran guru, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di madrasah atau sekolah.

Pelatihan ini juga menghadirkan berbagai materi terkait pengelolaan pendidikan yang efektif, serta pentingnya peningkatan kompetensi kepala sekolah/madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para kepala sekolah dan madrasah dapat semakin memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam membangun pendidikan yang lebih baik, serta meningkatkan kualitas pengajaran di lembaga masing-masing.
Acara ini berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari para peserta, yang berharap dapat mengimplementasikan hasil pelatihan ini dalam tugas sehari-hari sebagai pemimpin pendidikan di masing-masing madrasah dan sekolah.