Sidoarjo – Pada Senin, 9 Desember 2024, dilaksanakan visitasi School Religious Culture di SMKN 2 Buduran yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Drs. Mufi Imron Rosyidi, M.EI, Kasi PAIS Imam Mukhozali, S.Ag., M.M, Tim Penilai dari Provinsi Jawa Timur, serta Kepala SMKN 2 Buduran. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai sejauh mana pembiasaan keagamaan diterapkan di sekolah ini sebagai bagian dari upaya membentuk karakter siswa yang religius dan berakhlak mulia.

Dalam sambutannya, Drs. Mufi Imron Rosyidi, M.EI, menyampaikan apresiasi kepada SMKN 2 Buduran yang telah mengikuti kegiatan School Religious Culture dengan baik. “Kami mengucapkan selamat kepada SMKN 2 Buduran. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang lomba dan mendapatkan juara, tetapi lebih dari itu, dapat mengilhami guru dan peserta didik untuk menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujar Mufi Imron.
Kepala Kemenag Sidoarjo juga mengingatkan pentingnya pembentukan sikap dan karakter peserta didik melalui kegiatan keagamaan. “Banyak kegiatan yang harus dilakukan untuk menjaga attitude dan akhlak siswa, sehingga setelah lulus dari SMK, mereka tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki sikap religius yang menjadi kebiasaan mereka,” tambahnya.

Ia juga berharap SMKN 2 Buduran dapat menjadi contoh inovatif bagi sekolah-sekolah lainnya dalam menyeimbangkan pengajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai iman dan taqwa. “Kedepan, menjelang Indonesia Emas 2045, kita mengharapkan generasi muda Indonesia tidak hanya maju dalam bidang teknologi, tetapi juga kuat dalam sikap religius dan akhlak,” tegasnya.
Kegiatan visitasi ini menjadi kesempatan untuk mengapresiasi upaya SMKN 2 Buduran dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam aspek keagamaan, yang sangat penting dalam menciptakan generasi bangsa yang seimbang antara pengetahuan dan spiritualitas.
