Sinergi IPHI dan KBIHU untuk Tingkatkan Kualitas Layanan : Tema Rapat Koordinasi

Click to share!

Kabupaten Sidoarjo, 12 Desember 2024 – Rapat koordinasi dan harmonisasi pelayanan ibadah haji Kabupaten Sidoarjo yang melibatkan berbagai elemen penting di Aula Al Ikhlas I. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Sidoarjo, Plt. Bupati Sidoarjo yang diwakili oleh Kabag Kesra, Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, Ketua Forum KBIHU, Ketua IPHI, serta pengurus KBIHU dan Pengurus IPHI dari tingkat Kabupaten hingga Kecamatan

Kegiatan ini dilatarbelakangi pentingnya kolaborasi antara IPHI dan Forum KBIHU, dua organisasi besar yang berperan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Dengan jumlah KBIHU di Sidoarjo mencapai 20 unit dan calon jamaah haji sebanyak 2.500 orang setiap tahun, acara ini bertujuan: Meningkatkan sinergi program dan kegiatan, Memperbaiki kualitas bimbingan dan manasik, terutama untuk mengurangi insiden jamaah tersesat, membantu lansia, dan lainnya., serta memperkuat kelembagaan dan kemitraan dengan pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih menekankan peran legislatif dalam mendukung peningkatan pelayanan ibadah haji melalui optimalisasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Ia juga menggaris bawahi pentingnya menjaga indeks kesalehan sosial, yang mencakup tiga parameter: toleransi, kesalehan sosial, dan kerjasama lintas agama yang selaras dengan tradisi lokal.

“Dengan indeks sosial yang tinggi, diharapkan tidak ada lagi intoleransi, pelecehan, atau pelanggaran keagamaan. Pemerintah memiliki kewajiban memastikan kelompok umat berkembang secara baik di Sidoarjo,” ujar Ketua DPRD.

Ia juga mengajak IPHI dan KBIHU untuk memaksimalkan potensi umat melalui kerjasama dengan pemerintah dan lembaga seperti Baznas, demi mendukung keberlanjutan organisasi secara mandiri.

Selanjutnya Ketua IPHI H. Ahmad Zaini menyoroti peran strategis organisasi dalam menjaga kemabruran haji sepanjang hayat. “Kemabruran bukan hanya selesai saat ibadah haji, tetapi harus terus dijaga melalui tingkah laku yang baik, kejujuran, dan silaturahim,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menjaga kemabruran 80.000 jamaah. Ia juga menyinggung salah satu faktor yang melunturkan kemabruran, yaitu kurangnya perhatian terhadap nilai-nilai ibadah akibat penggunaan gadget yang berlebihan.

H. Abdul Shomaf Mahfud Ketua Forum KBIHU juga menegaskan pentingnya sinergi antar elemen dalam memahami kebutuhan jamaah. “Koordinasi ini tidak akan berarti jika kita tidak mengetahui apa yang dibutuhkan oleh jamaah haji,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar proses administrasi, seperti pengurusan paspor, lebih dipermudah untuk calon jamaah. Selain itu, Forum KBIHU mengusulkan pengembangan wisata religi di Sidoarjo, mengingat kabupaten ini merupakan salah satu penyumbang jamaah haji terbesar di Jawa Timur.

Acara ini menegaskan komitmen bersama antara IPHI, Forum KBIHU, dan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan haji, baik dari sisi manasik, kelembagaan, maupun sinergi dengan stakeholder lainnya. Dengan koordinasi yang solid, diharapkan jamaah haji dari Kabupaten Sidoarjo dapat menunaikan ibadah dengan lancar dan menjaga kemabruran sepanjang hayat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *