Sidoarjo – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama RI ke-79 dan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-25, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan UPZ Kan Kemenag Sidoarjo dan Baznas Sidoarjo menggelar acara bhakti sosial. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo Drs. Mufi Imron Rosyadi, M.EI, Ketua DWP Kemenag SIdoarjo Ibu Mudayati Imron Rosyadi, Kasubbag TU Rohmat Nasrudin L.c. M.Ag., perwakilan Baznas Lukman Hakim, S.Th.I., serta anak yatim piatu, ibu-ibu anggota DWP, honorer KUA, dan guru RA Perwanida.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars DWP, dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai tokoh. Dalam sambutannya, Ketua DWP Kemenag Sidoarjo, Ibu Mudayati, menegaskan pentingnya peran DWP dalam pembangunan bangsa.
“Tema HUT Dharma Wanita Persatuan tahun ini, ‘Penguatan Fondasi Transformasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045’, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi DWP untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih besar,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Ketua Baznas, Lukman Hakim, menyampaikan apresiasi terhadap kolaborasi berbagai pihak yang turut menyalurkan zakat sebagai wujud rasa syukur dalam perayaan ini.
“Ini sebuah kolaborasi sinergitas luar biasa dari semua pihak. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, Drs. Mufi Imron Rosyadi, MEI, juga menyampaikan harapannya agar di usia ke-79, Kementerian Agama semakin bermanfaat bagi umat beragama. Ia juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menyongsong era globalisasi dan teknologi menuju Indonesia Emas 2045.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan santunan kepada anak yatim piatu yang dilakukan langsung oleh Kepala Kantor dan Ketua DWP, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta paduan suara yang memeriahkan suasana. Acara ditutup dengan pembacaan doa, mencerminkan harapan dan keberkahan atas seluruh kegiatan.
Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi dari semua pihak yang terlibat, sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan dan memperkuat peran DWP dalam mendukung pembangunan bangsa serta pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga Kemenag dan Dharma Wanita Persatuan terus berjaya dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” tutup Ibu Mudayati.