
Permasalahan bullying di kalangan pelajar, khususnya di lingkungan sekolah, semakin mengkhawatirkan. Tindakan perundungan yang kerap terjadi tidak hanya berdampak pada korban secara fisik dan psikologis, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar. Menyadari pentingnya pencegahan, MIN 1 Sidoarjo secara proaktif menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan serta bullying pada hari Jumat (24/1/2025).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Sidoarjo ini diikuti oleh sekitar 157 peserta didik kelas V dan VI. Acara dibuka dengan penampilan meriah dari kelompok paduan suara duta BUNDA MODIIS yang menyajikan tarian dan gerakan yang menarik tentang agen perubahan. Penampilan ini berhasil membangkitkan semangat para peserta didik.
Narasumber kegiatan, Ibu Heni Kristiani, S.Pd., MM, dari DP3AKB Kota Sidoarjo, menyampaikan materi tentang bahaya bullying, cara mengenali tanda-tanda bullying, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan bullying. Materi yang disampaikan oleh Ibu Heni disajikan dengan menarik dan interaktif, sehingga peserta didik sangat antusias mengikuti sosialisasi. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh peserta didik.
“Saya sangat senang melihat antusiasme siswa-siswi MIN 1 Sidoarjo. Mereka sangat aktif bertanya dan menunjukkan kepedulian terhadap masalah bullying,” ujar Ibu Heni.

Sebagai puncak acara, seluruh peserta diajak untuk menari bersama dengan gerakan-gerakan yang mengandung pesan anti-bullying. Kegiatan ini semakin memeriahkan suasana dan membuat peserta didik semakin terkesan.
Ibu Sri Utami, M.Pd., Kepala MIN 1 Sidoarjo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada DP3AKB Kota Sidoarjo atas dukungannya dalam kegiatan ini. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, peserta didik dapat memahami bahaya bullying dan menjadi agen perubahan di lingkungan madrasah. Sekolah yang bebas dari bullying adalah madrasah yang nyaman dan kondusif bagi seluruh peserta didik untuk belajar dan berkembang,” ungkapnya.
Dengan antusiasme yang tinggi, para peserta didik MIN 1 Sidoarjo telah menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying. Melalui sosialisasi ini, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam mencegah dan melawan segala bentuk perundungan. Semoga semangat positif ini terus berkobar dan menginspirasi siswa lainnya untuk turut serta dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua. (zd)