Membangun Komitmen Moderasi Beragama bagi Guru SMK Antartika 2 Sidoarjo

Click to share!

Sidoarjo, 18 September 2025 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo terus mendorong dunia pendidikan agar menjadi garda terdepan dalam menanamkan nilai moderasi beragama. Hal ini ditegaskan dalam pemaparan materi Penguatan Moderasi beragama yang diikuti sedikitnya 75 guru SMK Antartika 2 Sidoarjo, Kamis (18/9).

Kepala Kemenag Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi yang hadir sebagai narasumber menekankan bahwa guru memegang peranan penting dalam membentuk karakter siswa yang toleran, cinta damai, dan berkomitmen kebangsaan. “Guru adalah teladan. Penerapan moderasi beragama harus dimulai dari guru agar mampu menularkan sikap toleransi, anti kekerasan, serta penghargaan terhadap perbedaan kepada peserta didik,” ujarnya.

Dalam paparannya, Mufi Imron Rosyadi menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan jalan tengah dalam beragama, bukan memoderasi agamanya, melainkan cara pandang dan sikap umat beragama dalam menjalankan ajarannya. “Moderasi beragama menjadi kunci terciptanya kerukunan, toleransi, dan perdamaian di tengah masyarakat yang majemuk,” ungkapnya.

Empat indikator utama moderasi beragama yang digarisbawahi Kemenag meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi. Nilai-nilai ini penting diinternalisasikan melalui pembelajaran dan interaksi sehari-hari di sekolah.

Lebih lanjut, Kepala Kemenag Sidoarjo juga berharap agar sekolah mampu melahirkan agen-agen moderasi beragama dari kalangan siswa. “Anak-anak kita harus menjadi pelopor perdamaian, saling menghargai, dan mampu menularkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekitarnya,” pesannya.

Kepala SMK Antartika 2 Sidoarjo, Retno Purwolystiorini menyambut baik inisiatif tersebut. “Ini materi baru bagi kami, khususnya penguatan moderasi beragama. Tidak menjadi masalah untuk bisa bekerja sama dengan departemen manapun, khususnya dengan Kementerian Agama, untuk peningkatan pengetahuan guru tentang penguatan moderasi beragama,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para guru SMK Antartika 2 semakin memahami pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang cerdas, toleran, dan berkarakter kebangsaan yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *