Aksi Solidaritas MIN 1 Sidoarjo: Gelar Sholat Ghaib dan Penggalangan Dana Pasca Tragedi Mushola Ambruk Pondok Pesantren Al Khoziny

Click to share!

Sidoarjo – Rasa duka mendalam atas musibah ambruknya mushola Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menyelimuti keluarga besar MIN 1 Sidoarjo. Sebagai wujud empati dan solidaritas, MIN 1 Sidoarjo menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang penuh makna, yaitu Sholat Ghaib, Pembacaan Yasin, Istighosah, dan Doa Bersama pada Jumat, 3 Oktober 2025 di lapangan sepak bola Desa Banjarkemantren.

Kegiatan yang dihadiri oleh seluruh siswa dan guru ini dipimpin langsung oleh Bapak Muhammad Ikhwan, M.A.P. Suasana khidmat terasa saat ratusan jamaah dengan tulus melantunkan doa, memohon ampunan bagi korban meninggal dunia, kesembuhan bagi yang luka-luka, dan ketabahan bagi seluruh keluarga yang tertimpa musibah.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk belajar, tapi juga untuk menunjukkan bahwa kita adalah satu keluarga besar Sidoarjo. Duka mereka adalah duka kita bersama,” ujar Bapak Muhammad Ikhwan, M.A.P., dalam sambutannya yang menyentuh hati.

Tidak hanya berhenti pada lantunan doa, semangat kemanusiaan di MIN 1 Sidoarjo juga diwujudkan melalui aksi nyata. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penggalangan dana dari seluruh siswa dan dewan guru. Respons yang luar biasa datang dari komunitas sekolah, dalam waktu singkat, total donasi yang berhasil dikumpulkan mencapai jumlah: Rp 9.420.000 (Sembilan Juta Empat Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah). Angka ini menjadi bukti nyata tingginya rasa kepedulian dan gotong royong yang tertanam kuat di MIN 1 Sidoarjo.

Kepala Madrasah, Sri Utami, M.Pd., menyatakan rasa syukurnya atas tingginya partisipasi ini. “Alhamdulillah, kami sangat terharu melihat antusiasme anak-anak dan para guru semoga bantuan yang telah terkumpul dapat meringankan beban musibah yang mereka hadapi,” jelas Ibu Sri Utami, M.Pd.

Kegiatan solidaritas ini diharapkan tidak hanya memberikan dukungan material, tetapi juga menjadi suntikan moral dan spiritual bagi Ponpes Al Khoziny agar dapat bangkit kembali setelah bencana yang menimpa. Aksi ini sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi siswa MIN 1 Sidoarjo tentang pentingnya empati, persatuan, dan tolong-menolong dalam komunitas. (lw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *