Sidoarjo – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sidoarjo bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan Pelatihan Pelayanan Keagamaan pada Kamis (27/11/2025) di Aula Kemenag Sidoarjo, Jalan Monginsidi No. 3 Sidoarjo. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta dari unsur Kesra (Kesejahteraan Rakyat) desa/kelurahan.
Pelatihan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut memberikan pembekalan penting terkait layanan keagamaan, mulai dari manajemen kegiatan keagamaan, pelayanan umat, hingga tata cara perawatan jenazah sesuai syariat.

Dalam arahannya, narasumber menegaskan bahwa pekerjaan Kesra merupakan amanah besar dan mulia, karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sejak lahir hingga meninggal dunia.
“Orang yang sudah dipercaya menjadi Kesra berarti siap menjadi tempat bertanya masyarakat tentang seluruh urusan keagamaan. Mulai dari memandikan dan mengafani jenazah, hingga urusan pernikahan. Kesra menjadi rujukan umat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa seorang Kesra harus memiliki kompetensi yang memadai, termasuk pemahaman kuat tentang hukum pernikahan, fiqih munakahat, persyaratan dan rukun nikah, hingga regulasi perundang-undangan.
“Hukum Islam itu luas dan tidak jarang rumit. Karena itu, Kesra harus gemar membaca, belajar, dan memahami berbagai persoalan umat. Termasuk isu kesehatan reproduksi, pencegahan pernikahan dini, hingga upaya menekan angka perceraian,” jelasnya.

Dalam bagian materi tentang perawatan jenazah, peserta diingatkan untuk selalu menjaga adab dan kelembutan.
“Saat melayani jenazah, lakukan dengan sehalus mungkin. Jangan sampai menyakiti jenazah. Teknis yang benar bukan hanya membawa kebaikan kepada yang meninggal, tetapi juga kepada syariat yang kita junjung,” pesannya.
Di akhir kegiatan, ia berharap para peserta tidak hanya mengincar sertifikat, tetapi sungguh-sungguh mempersiapkan diri menjadi tokoh masyarakat yang beretika, berwibawa, dan menjadi panutan umat.
“Kesra itu ditunggu masyarakat. Jadilah sosok yang memperbaiki diri, menjaga etika, dan mampu memposisikan diri secara baik di tengah masyarakat,” tambahnya.
