Sidoarjo — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menggelar apel perdana awal tahun 2026 pada Senin (5/1/2026) di halaman kantor induk. Apel ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo serta ASN KUA Kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Subbagian Tata Usaha, Rohmat Nasrudin, menyampaikan sejumlah arahan strategis sebagai bekal pelaksanaan tugas di tahun 2026. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa sepanjang tahun 2025 banyak kegiatan telah dilalui bersama dengan berbagai dinamika, baik suka maupun duka, yang menjadi bagian dari proses penguatan organisasi.
“Memasuki tahun 2026, kita akan menghadapi berbagai perubahan. Hal ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Salah satu perubahan penting yang disampaikan adalah terkait penyelenggaraan haji dan umrah. Rohmat Nasrudin menjelaskan bahwa saat ini penyelenggaraan haji dan umrah yang sebelumnya berada di lingkungan Kementerian Agama telah beralih dan menjadi bagian dari Kementerian Haji dan Umrah.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa di awal tahun 2026, Rincian Kertas Kerja Satuan Kerja (RKKS) telah diserahkan kepada masing-masing seksi dan penyelenggara. Seluruh jajaran diminta untuk segera menindaklanjuti dengan menyusun time schedule kegiatan yang akan dilaksanakan selama tahun berjalan agar pelaksanaan program dapat berjalan terencana, efektif, dan tepat sasaran.
Sebagai informasi, RKKS DIPA merupakan singkatan dari Rincian Kertas Kerja Satuan Kerja (RKKS) yang menjadi bagian detail dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). DIPA sendiri merupakan dokumen fundamental dalam pelaksanaan anggaran pemerintah yang disahkan oleh Menteri Keuangan dan menjadi dasar penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

RKKS secara khusus memuat rincian anggaran per program, kegiatan, dan output di tingkat Satuan Kerja (Satker), termasuk target kinerja yang harus dicapai dalam satu tahun anggaran. Dengan adanya RKKS, setiap Satker memiliki acuan yang jelas dalam melaksanakan kegiatan dan mengelola anggaran secara akuntabel dan terukur.
Apel perdana ini diharapkan menjadi momentum awal untuk memperkuat komitmen bersama, meningkatkan koordinasi, serta mendorong profesionalisme ASN Kemenag Sidoarjo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sepanjang tahun 2026.