Sidoarjo, 12 Februari 2026 — Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi, hadir dan memberikan motivasi pada kegiatan bimbingan manasik haji terintegrasi tingkat kecamatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 11–12 Februari 2026, bertempat di Favehotel dan Aston Sidoarjo.
Dalam arahannya, Mufi Imron menekankan pentingnya memperbaiki niat dan menjadikan pelaksanaan haji kali ini sebagai yang terbaik dalam hidup jamaah. “Ditata niatnya, jadikanlah haji yang ini yang terbaik; bisa jadi ini adalah ibadah haji pertama dan terakhir selama hidup kita,” ujar Mufi Imron. Ia berharap agar niat yang benar menjadi landasan sehingga ibadah haji yang dilaksanakan benar-benar diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur.

Kepala Kankemenag juga mengingatkan bahwa haji bukan sekadar mengubah kebiasaan sementara saat di Tanah Suci, melainkan harus berdampak pada perubahan perilaku setelah kembali ke tanah air. “Tidak hanya merubah kebiasaan kita tapi juga merubah perilaku kita, maka berharap menjadi haji yang mabrur. Kebiasaan di Makkah nanti bawa ke (tanah air): jaga perkataan, hatinya dijaga,” lanjutnya, mengajak jamaah untuk menjaga tutur kata dan menjaga hati sebagai bagian dari pembinaan spiritual.
Selain aspek spiritual, Mufi Imron mendorong jamaah untuk menguasai tata cara manasik secara mandiri. Ia menekankan pentingnya persiapan mental dan fisik sehingga pelaksanaan rukun haji dapat dilakukan dengan khusyuk dan benar. Materi bimbingan yang disajikan selama manasik antara lain: tata niat, urutan manasik, praktik talbiyah dan thowaf, serta kiat menjaga kesehatan dan pola hidup selama di perjalanan haji.
Panitia penyelenggara juga memberikan sejumlah pedoman praktis persiapan haji, di antaranya meningkatkan istighfar, zikir, dan doa; menyelesaikan urusan duniawi yang tertunda; menyambung silaturahim; melaksanakan walimatussafar bagi yang mampu; membiasakan pola hidup sehat; serta mempelajari manasik haji secara menyeluruh agar jamaah lebih mandiri saat melaksanakan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kegiatan bimbingan manasik terintegrasi ini diikuti oleh jamaah calon haji dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo dan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang manasik serta pembimbing kesehatan haji. Penyelenggaraan acara bertujuan meningkatkan kesiapan spiritual, mental, dan fisik jamaah menjelang keberangkatan haji.
Dengan bekal ilmu dan motivasi yang diberikan, diharapkan jamaah Sidoarjo mampu menjalankan ibadah haji dengan penuh kesiapan, menjaga akhlak selama berada di Tanah Suci, dan kembali menjadi pribadi yang lebih taat dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat.
