Hari Kedua Pesantren Ramadhan, Siswa MTsN 4 Sidoarjo Praktik Langsung Ibadah Sesuai Jenjang

Click to share!

Sidoarjo — Memasuki hari kedua pelaksanaan Pesantren Ramadhan 1447 H, Selasa, 24 Februari 2026, kegiatan di MTsN 4 Sidoarjo berlangsung semakin intensif dengan adanya praktik langsung ibadah sesuai materi pada masing-masing jenjang kelas.

Sejak pukul 07.00 WIB, kegiatan diawali dengan Sholat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dengan sesi praktik ibadah yang telah disesuaikan dengan materi yang diterima siswa pada hari sebelumnya.

Untuk kelas 7, siswa melaksanakan praktik thaharah dan sholat. Setelah sebelumnya mendapatkan materi tentang ketentuan bersuci dan tata cara sholat, para siswa mempraktikkan langsung tata cara wudhu yang benar, tayamum, serta gerakan dan bacaan sholat sesuai tuntunan. Guru pembimbing memberikan pendampingan secara detail agar setiap gerakan dan bacaan dapat dilaksanakan dengan baik dan benar.

Sementara itu, kelas 8 melaksanakan praktik haji tamattu’. Dengan bimbingan guru dan panitia, siswa mempraktikkan rangkaian manasik haji, mulai dari niat ihram, thawaf, sa’i, hingga tahallul. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman konkret tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji sebagaimana telah dipelajari dalam sesi materi.

Adapun kelas 9 melaksanakan praktik perawatan jenazah. Dengan penuh keseriusan dan sikap khidmat, siswa mempraktikkan tata cara memandikan, mengkafani, dan menshalatkan jenazah sesuai syariat Islam. Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi siswa agar memiliki kesiapan dan keberanian dalam menjalankan fardhu kifayah di tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan hari kedua ini dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan serta berdasarkan pembagian koordinator dan asatidz BTQ sebagaimana tercantum dalam susunan panitia Pesantren Ramadhan 1447 H. Setiap kelas didampingi oleh koordinator dan guru pembimbing yang telah ditunjuk, sehingga kegiatan berjalan tertib, terarah, dan penuh makna.

Kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang dibimbing langsung oleh guru BTQ MTsN 4 Sidoarjo, setiap kelas dalam satu hari bisa menyelesaikan 1 juz sehingga dalam 4 hari telah menyelesaikan 4 juz. Setelah khotmil Qur’an kegiatan dilanjutkan dengan persiapan sholat Dhuhur berjama’ah dan istirahat.

Melalui praktik langsung ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamalkan ibadah dengan benar dalam kehidupan sehari-hari. Pesantren Ramadhan di MTsN 4 Sidoarjo pun menjadi momentum pembelajaran spiritual yang aplikatif, membentuk generasi yang berilmu, beriman, dan siap mengamalkan ajaran Islam secara nyata

Sore hari sebelum membagikan takjil di masyarakat sekitar, seluruh siswa mendengarkan Tausiyah Santai Menyejukkan Hati (TASAMUH) dari para Bapak/Ibu guru yang telah terjadwal secara bergantian, kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang keagamaan hususnya keutamaan pada bulan Suci Ramadhan 1447H.

Dengan kegiatan ini diharapkah Siswa mampu menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesadaran, bukan sekadar kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan ruhani serta siswa terbiasa melaksanakan ibadah dengan benar dan percaya diri dalam kehidupan bermasyarakat, dan terbentuknya generasi yang berakhlakul karimah, santun dalam bertutur, dan berperilaku sesuai ajaran Islam. (farah_ame)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *