Hadiri Wisuda Tahfiz Al-Chusnaini, Kepala Kankemenag Sidoarjo Tekankan Pentingnya Benteng Al-Qur’an

Click to share!

Sidoarjo — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi menghadiri kegiatan Haflah Takhtim Al Qur’an IV yang diselenggarakan oleh SD dan SMP Al Chusnaini Sukodono. Sebanyak 134 siswa mengikuti prosesi Wisuda Munaqosyah dan Tahfiz Al-Qur’an.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pengasuh Yayasan Al Chusnaini Hj. Laili Muniroh, Ketua Yayasan Dr. Hj. Nurul Asiyah Nadhifah, M.HI., Kepala SD Al Chusnaini Ust. Gatot Wimbanu, S.TH.I., M.Pd., Kepala SMP Al Chusnaini Ustadz Eko Hari Hidayat, S.Sos., Pengurus BMQ At Tartil, dewan guru/ustadz-ustazah, serta orang tua/wali murid.


Dalam sambutannya, Mufi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian para siswa yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, mulai dari juz 30 hingga beberapa juz lainnya. Ia menilai, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, kemampuan anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an merupakan hal yang sangat membanggakan.“Di tengah pengaruh dunia yang begitu besar, anak-anak kita masih mampu memahami dan menghafalkan Al-Qur’an. Ini adalah kebanggaan sekaligus harapan bagi kita semua,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa Al-Qur’an harus menjadi benteng utama dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, perkembangan teknologi memiliki dua sisi, yaitu dapat dimanfaatkan untuk hal positif, namun juga berpotensi memberikan dampak negatif. Oleh karena itu, pembiasaan mencintai dan mempelajari Al-Qur’an menjadi langkah strategis dalam membentengi akhlak anak.
Lebih lanjut, ia mengajak para orang tua untuk tidak hanya bangga pada prestasi akademik, tetapi juga lebih mengutamakan keberhasilan anak dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.


Mufi juga berharap para siswa yang diwisuda dapat terus meningkatkan hafalan hingga 30 juz serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, apapun profesi yang akan dijalani di masa depan, nilai-nilai Qur’ani harus tetap menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.
Ia turut mengapresiasi Yayasan Al Chusnaini beserta seluruh pendidik yang telah berperan aktif dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. Keberadaan lembaga pendidikan berbasis Al-Qur’an dinilai sangat penting dalam membangun karakter anak di tengah tantangan zaman.


Di akhir sambutannya, Kepala Kankemenag Sidoarjo mendoakan agar para siswa menjadi generasi yang sukses, berakhlak mulia, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat. Ia juga berharap kegiatan wisuda tahfiz ini terus berlanjut dan semakin berkembang di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *