Mojokerto – MTs Negeri 2 Sidoarjo menyelenggarakan Bimbingan Teknis strategi implementasi kurikulum berbasis cinta yang berorientasi ekoteologi dalam pembelajaran kontekstual. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 24–25 April 2026, bertempat di Hotel Arayanna Trawas, Mojokerto, dan diikuti oleh 76 peserta yang terdiri dari guru serta tenaga kependidikan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Ahmad Fathoni, Kepala MTs Negeri 2 Sidoarjo Ahmad Mujahidin, serta narasumber dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Mushollin. Bimtek ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Sidoarjo Ahmad Mujahidin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menjalankan tugas dan fungsi secara optimal. Ia menekankan pentingnya mendidik peserta didik agar mampu meraih prestasi sesuai harapan orang tua, sekaligus menanamkan budaya kerja ASN Kementerian Agama seperti disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab dalam setiap aktivitas pendidikan.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi mengapresiasi kekompakan guru MTsN 2 Sidoarjo yang dinilai berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat, ditandai dengan bertambahnya kuota penerimaan peserta didik baru. Ia menegaskan bahwa kemajuan madrasah ditopang oleh sinergi kinerja, perubahan positif dalam pembelajaran, serta kemampuan guru dalam membentuk karakter siswa.
Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini menuntut inovasi pembelajaran yang modern, menarik, dan berbasis digital. Ia berharap kurikulum berbasis cinta yang dikombinasikan dengan teknologi dapat memberikan dampak besar bagi kualitas pembelajaran dan prestasi siswa.
