MOJOKERTO – Upaya memperkuat keterampilan literasi dan publikasi di lingkungan madrasah terus digalakkan. Sebanyak empat delegasi dari Tim Jurnalis MTsN 3 Sidoarjo resmi mengikuti kegiatan Pendidikan Kilat (Diklat) Jurnalis Dasar yang diselenggarakan di MAN 2 Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 29 hingga 30 April 2026 ini, bertujuan untuk mencetak kader jurnalis muda yang terampil dan profesional.
Delegasi yang dikirimkan merupakan representasi siswa pilihan, yang terdiri dari dua siswa kelas 8 dan dua siswa kelas 7. Pemilihan komposisi peserta ini diharapkan mampu menciptakan regenerasi organisasi yang berkesinambungan di internal MTsN 3 Sidoarjo. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Aula Mahad MAN 2 Mojokerto, yang menjadi ruang bagi para peserta untuk menggali ilmu jurnalistik secara intensif.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang mencakup teknik pembuatan berita teks, produksi konten video atau vlog, serta teknik wawancara mendalam. Materi tersebut dirancang untuk membekali siswa agar tidak hanya mampu menulis, tetapi juga terampil dalam mengemas informasi melalui berbagai platform media digital yang relevan dengan tren komunikasi saat ini.

Keikutsertaan dalam diklat ini mendapat respons positif dari para peserta. Ela, salah satu delegasi dari kelas 8, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan berharga tersebut. “Kami sangat berterima kasih masih diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini. Semoga ilmu yang kami peroleh nantinya bisa segera diterapkan dan dibagikan kepada seluruh anggota jurnalis MTsN 3 Sidoarjo agar kualitas tim semakin solid,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Di sisi lain, kehadiran tim jurnalis dalam ajang ini mencatatkan sejarah baru bagi organisasi kesiswaan madrasah. Waka Kesiswaan MTsN 3 Sidoarjo, Irma Fahriani, S.Pd., menyampaikan bahwa partisipasi dalam diklat di luar satuan pendidikan ini merupakan langkah perdana yang diambil oleh pihak sekolah. Hal ini menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan bakat nonsiswi di bidang media dan komunikasi.
“Ini adalah pertama kalinya tim jurnalis kita mengikuti pelatihan secara eksternal. Pengalaman ini akan menjadi referensi penting bagi madrasah, dengan harapan ke depan MTsN 3 Sidoarjo mampu menyelenggarakan pelatihan mandiri untuk menjangkau lebih banyak siswa,” tutur Irma Fahriani. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat branding sekolah melalui karya-karya jurnalistik yang berkualitas di masa mendatang.