Sidoarjo (MTsN 4) – Dalam rangka memperkuat tata kelola administrasi dan meningkatkan pemahaman regulasi terbaru di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi dan Sharing Layanan Kepegawaian”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026 ini, dipusatkan di ruang Rupatama MTsN 4 Sidoarjo dengan menghadirkan seluruh tenaga pendidik yang berstatus ASN. Acara ini menjadi langkah strategis madrasah dalam menyelaraskan visi pelayanan prima yang diusung oleh Kementerian Agama.
Kepala MTsN 4 Sidoarjo, Islakhah Wahyuni, membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan memberikan arahan mengenai pentingnya literasi administrasi bagi setiap guru. Beliau menekankan bahwa profesionalisme seorang guru tidak hanya diukur dari performa di dalam kelas, tetapi juga dari ketertiban dalam mengelola dokumen dan layanan kepegawaian secara mandiri. Hal ini sejalan dengan transformasi digital yang sedang digalakkan, di mana setiap individu dituntut untuk lebih adaptif terhadap sistem aplikasi kepegawaian yang terus berkembang.

Istimewanya, agenda kali ini menghadirkan langsung Tim SDM dari Kantor Kementerian Agama sebagai narasumber utama yaitu Bapak Mukhamad Dendik Fakhrus Romzi, S.Kom (Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Pertama) dan Bapak Hilmi Assodiky, S.ST (Pranata Komputer Ahli Pertama). Kehadiran tim ahli ini bertujuan untuk memberikan kupasan tuntas mengenai berbagai kebijakan baru dan prosedur teknis kepegawaian yang sering menjadi pertanyaan di tingkat madrasah. Dengan penjelasan langsung dari otoritas terkait, diharapkan tidak ada lagi keraguan atau hambatan komunikasi dalam pengurusan administrasi kepegawaian para guru.
Kegiatan ini dikonsep secara interaktif melalui sesi sharing atau berbagi pengalaman. Para peserta diajak untuk membedah berbagai kendala teknis yang sering ditemui dalam pengajuan layanan kepegawaian, mulai dari kenaikan pangkat, pemutakhiran data mandiri, hingga pengelolaan kinerja tahunan. Dengan adanya forum ini, diharapkan terjadi transfer informasi yang efektif antar pegawai sehingga meminimalisir kesalahan administratif di masa mendatang.
Guna memastikan efektivitas sosialisasi, setiap peserta diwajibkan membawa perangkat laptop masing-masing. Langkah ini diambil agar para guru dapat langsung melakukan praktik input data atau verifikasi berkas pada sistem layanan kepegawaian secara real-time. Pendekatan praktis ini terbukti sangat membantu para guru dalam memahami alur birokrasi digital yang kini menjadi tulang punggung pelayanan di lingkup Kementerian Agama RI.

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis dan ditutup dengan komitmen bersama untuk mewujudkan administrasi yang lebih transparan. Melalui kegiatan ini, MTsN 4 Sidoarjo berupaya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif di mana seluruh hak dan kewajiban ASN dapat terlayani dengan optimal. Hal ini diharapkan mampu mendorong semangat “Ikhlas Beramal” dalam memberikan pendidikan terbaik bagi siswa-siswi di Sidoarjo. (farah_ame)