Sidoarjo – Ada pemandangan menarik di sela-sela pelaksanaan tes Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) di MTsN 1 Sidoarjo, Minggu (12/04). Setelah menanti giliran seleksi, ratusan siswa SD/MI yang menjadi calon peserta didik baru mendapatkan kejutan edukatif dari Tim Adiwiyata dan para Kader Adiwiyata madrasah.
Bukan sekadar pengawasan biasa, para kader lingkungan ini berkeliling melakukan kampanye kreatif dengan membagikan stiker imbauan menjaga kebersihan lingkungan kepada para peserta.
Langkah ini diambil sebagai upaya jemput bola untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini melalui sentuhan kecil edukasi, bahkan sebelum mereka resmi menjadi bagian dari keluarga besar MTsN 1 Sidoarjo. Stiker-stiker yang dibagikan berisi pesan-pesan persuasif tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kelestarian alam madrasah.
“Kami ingin menyambut calon keluarga baru kami dengan nilai-nilai utama yang kami pegang di sini, yaitu budaya bersih. Lewat media stiker, pesan lingkungan jadi lebih mudah diterima dan diingat oleh anak-anak seusia mereka,” ujar Nuzhula Noer Laili salah satu Tim Adiwiyata.
Aksi simpatik ini mendapat respon positif dari para peserta tes. Salah satu calon siswa SD yang sedang mengikuti proses PMBM mengaku terkesan dengan keramahan para kader lingkungan tersebut.

“Seru sekali, kakak-kakaknya ramah dan stikernya bagus. Jadi diingatkan kalau mau jadi siswa di sini, kita harus ikut jaga kebersihan madrasahnya nanti,” ungkapnya dengan antusias sembari menunjukkan stiker yang baru diterimanya.
Aksi kreatif ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Achmad Saifullah. Beliau menegaskan bahwa pengenalan budaya lingkungan harus dimulai sejak titik nol, yakni saat calon siswa pertama kali menginjakkan kaki di madrasah.
“Kami sangat mendukung inisiatif Tim Adiwiyata ini. Melalui pembagian stiker ini, kita sedang mengirim pesan bahwa MTsN 1 Sidoarjo bukan hanya tempat belajar ilmu pengetahuan, tapi juga tempat menyemai karakter peduli alam. Kita ingin calon siswa tahu bahwa menjadi bagian dari madrasah ini berarti siap menjadi agen perubahan bagi lingkungan,” tegas Achmad Saifullah.
Kampanye ini membuktikan bahwa program Adiwiyata di MTsN 1 Sidoarjo tidak hanya berhenti pada rutinitas internal, tetapi juga meluas pada momen-momen strategis seperti penerimaan siswa baru. Dengan membagikan stiker edukasi ini, diharapkan bibit-bibit kesadaran lingkungan sudah mulai tumbuh sebelum mereka duduk di bangku kelas.
Melalui sinergi antara Tim Adiwiyata dan para kader, MTsN 1 Sidoarjo terus mempertegas posisinya sebagai madrasah terdepan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga konsisten dalam mencetak generasi yang peduli terhadap masa depan bumi. (Senja)