Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, Kemenag Sidoarjo Salurkan 580 Santunan

Click to share!

Sidoarjo — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 di Aula Al Ikhlas 1, Kamis (25/6/2026). Sebanyak 50 anak yatim hadir menerima santunan berupa uang tunai dan paket sembako sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Sebelumnya, santunan juga telah disalurkan kepada penyandang disabilitas, sementara penyaluran bagi anak yatim dilaksanakan secara serentak oleh seluruh madrasah negeri dan Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo.

Secara keseluruhan, program yang mengusung tema “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” ini berhasil menyalurkan 580 paket santunan dan bingkisan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini merupakan program Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI yang didukung melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai mitra strategis Kementerian Agama.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Dr. Mufi Imron Rosyadi, M.E.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata pengelolaan zakat yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus menghadirkan kepedulian sosial bagi mereka yang membutuhkan.

“Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas bukan sekadar penyaluran santunan, tetapi wujud nyata hadirnya kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim serta saudara-saudara penyandang disabilitas. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat agar mereka terus optimis menatap masa depan. Mereka tidak sendiri, karena ada banyak pihak yang peduli dan siap mendukung mereka untuk meraih cita-cita,” ujar Mufi.

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Farid Yusron, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan yang sesuai syariat, transparan, dan efektif. Menurutnya, zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Agama, Baznas, LAZ, madrasah negeri, dan KUA se-Kabupaten Sidoarjo, diharapkan semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga manfaat zakat dapat dirasakan semakin luas, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *