Kemenag Sidoarjo Dorong Pelaksanaan MATAMUDA 2026 Berjalan Edukatif, Ramah Anak, dan Berbasis Cinta

Click to share!

Sidoarjo — Memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027, seluruh madrasah di Kabupaten Sidoarjo mulai melaksanakan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATAMUDA) sebagai kegiatan pengenalan lingkungan belajar bagi peserta didik baru. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membantu murid beradaptasi dengan lingkungan madrasah melalui proses yang edukatif, aman, nyaman, menyenangkan, dan bebas dari praktik perpeloncoan. Hal ini sejalan dengan tujuan MATAMUDA sebagai masa transisi yang membantu kesiapan mental, sosial, emosional, dan akademik murid baru.

Pelaksanaan MATAMUDA mengacu pada Petunjuk Teknis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Tahun Pelajaran 2026/2027. Selain mengenalkan lingkungan fisik madrasah, guru, tenaga kependidikan, tata tertib, serta budaya belajar, MATAMUDA juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai keislaman, penguatan karakter, moderasi beragama, serta implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi mengajak seluruh madrasah agar menjadikan MATAMUDA sebagai pengalaman pertama yang membahagiakan bagi peserta didik baru.

“Hari pertama di madrasah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan. Anak-anak harus merasa diterima, dihargai, dan termotivasi untuk belajar. Jangan ada praktik perpeloncoan maupun tindakan yang merendahkan martabat peserta didik. Sebaliknya, jadikan MATAMUDA sebagai ruang menanamkan karakter, akhlak mulia, serta semangat mencintai madrasah.”

Ia menambahkan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, cinta tanah air, peduli lingkungan, serta mampu hidup berdampingan dalam keberagaman.

Dalam pelaksanaannya, materi MATAMUDA mencakup pengenalan profil madrasah, tata tertib dan budaya madrasah, penguatan akhlak, literasi digital, pencegahan perundungan, pelecehan seksual, bahaya narkoba dan rokok, penguatan moderasi beragama, wawasan kebangsaan, hingga implementasi program ekoteologi melalui kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, peserta didik juga dikenalkan dengan implementasi Panca Cinta dalam Kurikulum Berbasis Cinta, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul, cinta ilmu pengetahuan, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta bangsa dan negara.

Melalui penyelenggaraan MATAMUDA yang berkualitas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo berharap seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan madrasah dengan baik, tumbuh rasa bangga terhadap almamaternya, serta memiliki semangat belajar yang tinggi sejak hari pertama menempuh pendidikan di madrasah. Dengan demikian, madrasah akan semakin mampu melahirkan generasi yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *