Sidoarjo – MTs Negeri 1 Sidoarjo resmi membuka kegiatan Masa Ta’ruf Siswa Madrasah (Matamuda) tahun ajaran 2026/2027 pada Senin (13/07). Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Achmad Saifullah, dan diikuti oleh seluruh siswa baru kelas 7, hingga 8 dan 9. Mengangkat tema unik “Around The World”, kegiatan masa orientasi ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026.

Pembukaan Matamuda ditandai dengan prosesi simbolis yang menarik, diawali dengan kirab siswa kelas 7 sebagai bentuk penyambutan hangat dari keluarga besar madrasah. Suasana semakin khidmat saat Kepala Madrasah, Achmad Saifullah, melakukan penyematan tanda pengenal secara simbolis kepada perwakilan siswa, yang menandai dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Matamuda secara resmi serta diikuti dengan aksi pelepasan burung merpati ke udara. Pelepasan merpati ini bukan sekedar seremonial, melainkan simbol kuat untuk menanamkan jiwa ekoteologi dengan menyinergikan alam dengan nilai-nilai spiritualitas kepada siswa baru sejak pertama resmi menjadi siswa MTsN 1 Sidoarjo

Dalam amanatnya, Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Achmad Saifullah, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh siswa kelas 7. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan bagi para siswa baru untuk lebih mengenal lingkungan madrasah, menumbuhkan karakter Islami, serta beradaptasi dengan budaya belajar yang unggul dan berprestasi di MTsN 1 Sidoarjo.
Ida Puspitorini, selaku waka bidang kesiswaan sekaligus ketua pelaksana kegiatan Matamuda ini menyampaikan, “Melalui tema Around The World yang digagas siswa OSIM, kita ingin anak-anak memiliki cakrawala berpikir yang luas, berwawasan global, dan siap menaklukan tantangan dunia. Namun, ke mana pun langkah berpijak tetap teguh pada akar karakter islami yang kuat”.
Selama lima hari ke depan, seluruh peserta kelas 7 akan diajak menjelajahi dunia baru di madrasah melalui berbagai materi pengenalan yang interaktif. Selain adaptasi program akademik dan pembiasaan keagamaan, nilai-nilai kepedulian lingkungan dan pengenalan potensi diri akan menjadi fokus utama guna mencetak generasi yang cerdas dan ramah alam. (Senja)