Siswa MTsN 4 Sidoarjo Tulis Buku Inspiratif Sosok Wabup, Tim Literasi Gelar Audiensi di Rumah Dinas

Click to share!

SIDOARJO — Tim Literasi MTsN 4 Sidoarjo menggelar kunjungan audiensi resmi ke Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, pada Rabu (12/8/2026) pukul 12.30 WIB. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini membahas rencana besar peluncuran karya literasi siswa madrasah menjelang Peringatan Bulan Bahasa pada Oktober mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 4 Sidoarjo Islakhah Wahyuni, M.Pd.I hadir memimpin langsung rombongan didampingi Ketua Tim Literasi, Nur Samsuarini Puji Astutik, S.Ag, M.Pd serta perwakilan guru dan siswa penulis buku.

Penyampaian Maksud dan Tujuan oleh Kepala Madrasah

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 4 Sidoarjo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas penyambutan hangat Wakil Bupati Sidoarjo di tengah padatnya agenda beliau. Pihak madrasah menyampaikan deretan prestasi yang diraih, di antaranya keberhasilan MTsN 4 Sidoarjo yang telah dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional dan kini tengah berproses menuju Adiwiyata Mandiri dengan membina serta mengimbas 5 sekolah/madrasah di sekitarnya, sekaligus menegaskan statusnya sebagai Sekolah Literasi Nasional.

“Kedatangan kami hari ini tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa misi literasi dari anak-anak kami. Sebagai Sekolah Literasi Nasional, MTsN 4 Sidoarjo berkomitmen melahirkan karya nyata. Pada Bulan Bahasa Oktober mendatang, kami berencana merilis buku antologi karya siswa yang secara khusus menceritakan rekam jejak, perjuangan, dan keteladanan Ibu Hj. Mimik Idayana. Kami sangat berharap Ibu Wakil Bupati berkenan hadir secara langsung untuk meresmikan (launching) buku karya anak-anak ini,” ujar Kepala MTsN 4 Sidoarjo dalam sambutannya.

Sambutan, Canda Tawa, dan Apresiasi dari Wakil Bupati Sidoarjo

Menanggapi niat tulus keluarga besar MTsN 4 Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyambut rombongan dengan penuh kehangatan. Suasana audiensi pun sempat diwarnai canda tawa ketika Hj. Mimik Idayana melemparkan guyonan langsung kepada para siswa yang hadir.

“Kenapa kok Emak yang dijadikan tokoh dalam buku antologi ini?” tanya Hj. Mimik dengan nada santai dan ramah yang mencairkan suasana.

Mendengar pertanyaan tersebut, Nirwasyita, salah satu siswa MTsN 4 Sidoarjo yang juga gemar mempelajari bahasa Jepang, langsung menjawab dengan penuh rasa percaya diri dan tegas:

“Karena Ibu Mimik adalah tokoh perempuan yang sangat inspiratif!” jawab Nirwasyita tegas.

Jawaban spontan dan mantap dari Nirwasyita tersebut disambut senyum bangga dari Hj. Mimik Idayana serta apresiasi tinggi dari seluruh rombongan yang hadir.

“Saya sangat mengapresiasi tinggi inisiatif dari anak-anak dan para guru MTsN 4 Sidoarjo. Menulis adalah cara berliterasi yang sangat mulia untuk merawat ingatan dan memberi inspirasi. InsyaAllah, jika tidak ada halangan, saya akan mengusahakan hadir langsung dalam peluncuran buku antologi ini di Bulan Bahasa mendatang. Tetaplah semangat berkarya, jadilah generasi yang ramah lingkungan melalui program Adiwiyata, dan teruslah menginspirasi lewat tulisan,” tutur Hj. Mimik Idayana menyambut rombongan.

Sosok Pemimpin yang Dekat dan Tangguh Jadi Sumber Inspirasi Siswa

Kepala MTsN 4 Sidoarjo menambahkan bahwa pemilihan sosok Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana sebagai fokus penulisan karya siswa didasari atas karakter kepemimpinannya yang luar biasa. Beliau dikenal senang ‘turun ke lapangan’ (blusukan) guna mendengarkan dan menangani keluhan warga secara langsung, sehingga menjadi teladan nyata bagi generasi muda, khususnya para siswa perempuan di Sidoarjo.

Nirwasyita turut menambahkan kesannya mengenai alasan di balik antusiasmenya bersama teman-teman dalam menulis kisah sang Wabup.

“Dedikasi beliau yang mengutamakan pengabdian kepada masyarakat sangat menyentuh kami. Salah satu tindakan tegas beliau yang paling berkesan bagi kami adalah keberaniannya terjun langsung memimpin penanganan dan pemberantasan miras di Sidoarjo demi melindungi masa depan generasi muda,” ungkap Nirwasyita lagi.

Unjuk Karya Literasi Guru dan Siswa

Sementara itu, Ketua Tim Literasi MTsN 4 Sidoarjo, Hj. Nur Samsuarini Puji Astutik, turut menyerahkan dan mengenalkan beberapa hasil karya buku yang telah diterbitkan sebelumnya oleh para guru dan siswa MTsN 4 Sidoarjo. Hal ini membuktikan bahwa gerakan literasi di lingkungan MTsN 4 Sidoarjo bukan sekadar wacana, melainkan tradisi berkarya yang terus konsisten dan produktif.

Audiensi diakhiri dengan foto bersama. Diharapkan melalui penerbitan buku antologi ini, semangat pengabdian dan ketangguhan kepemimpinan tokoh wanita Sidoarjo dapat terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa. (farah_ame)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *