Sidoarjo —Rangkaian kegiatan lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di MTs Negeri 4 Sidoarjo terus berlangsung meriah hingga memasuki hari ketiga Jum’at, 21 Agustus 2026 , Jumat. Berbagai cabang lomba digelar untuk menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus mempererat kekompakan antar siswa dari setiap kelas.

Pada hari ketiga pelaksanaan lomba, panitia menghadirkan tiga jenis perlombaan yang diikuti oleh perwakilan siswa dari seluruh kelas, yaitu lomba singer, lomba pembuatan video vlog, dan lomba SEMAR (Sarung Estafet Meriah).
Cabang lomba pertama adalah lomba menyanyi atau singer, di mana setiap kelas wajib mengirimkan perwakilan terbaiknya, baik dari kategori putra (PA) maupun putri (PI). Uniknya, pemilihan lagu pada lomba ini diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing peserta, dengan satu syarat utama, yaitu lagu yang dibawakan harus bernuansa islami. Ketentuan ini sejalan dengan semangat MTs Negeri 4 Sidoarjo sebagai madrasah yang senantiasa mengedepankan nilai-nilai keislaman dalam setiap kegiatannya, termasuk dalam perayaan hari kemerdekaan.
Para peserta tampil percaya diri membawakan lagu-lagu islami pilihan mereka, menampilkan kualitas vokal terbaik sekaligus menghayati pesan-pesan religius yang terkandung dalam lirik lagu yang dibawakan. Penampilan ini disambut antusias oleh para siswa yang menyaksikan dari pinggir lapangan maupun area sekitar panggung.
Selain lomba menyanyi, panitia juga mengadakan lomba pembuatan video vlog dengan tema sekolah Adiwiyata. Melalui lomba ini, siswa diajak untuk mengeksplorasi dan menampilkan berbagai upaya serta capaian madrasah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan berwawasan lingkungan sesuai dengan predikat Adiwiyata yang disandang MTs Negeri 4 Sidoarjo.
Lomba ini tidak hanya menguji kreativitas siswa dalam mengambil gambar, menyusun narasi, dan mengedit video, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Melalui vlog yang dibuat, siswa diharapkan mampu menyampaikan pesan-pesan cinta lingkungan secara kreatif dan menarik, sekaligus mempromosikan program Adiwiyata madrasah kepada khalayak yang lebih luas.
Cabang lomba ketiga yang tak kalah seru adalah lomba SEMAR atau Sarung Estafet Meriah. Dalam lomba ini, setiap kelas mengirimkan lima siswa sebagai perwakilan untuk beradu kecepatan dan kekompakan dalam memindahkan sarung secara estafet. Lomba yang mengandalkan kerja sama tim ini berhasil mengundang gelak tawa dan sorak-sorai penonton, karena para peserta harus berpacu dengan waktu sambil menjaga kekompakan gerakan agar sarung dapat berpindah dari satu siswa ke siswa lainnya dengan lancar.
Suasana riuh dan penuh keceriaan mewarnai jalannya lomba SEMAR, menjadikannya salah satu cabang lomba favorit yang paling dinantikan para siswa selama rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 di madrasah.
Yang menjadi catatan khusus pada hari ketiga ini, tidak ada lomba untuk Bapak/Ibu Dewan Guru. Hal ini dikarenakan hari Jumat merupakan hari di mana hari pendek karena harus mempersiapkan diri serta pelaksanaan kegiatan salat Jumat. Meski demikian, jalannya perlombaan tetap berlangsung meriah berkat koordinasi panitia dari OSIS dan siswa yang cukup profesional dalam mempersiapkan kegiatan
Setelah pelaksanaan salat Jumat, kegiatan belajar mengajar pada hari tersebut tidak dilanjutkan secara tatap muka di madrasah. Para siswa diarahkan untuk melanjutkan proses pembelajaran dari rumah masing-masing, sebagai bagian dari penyesuaian jadwal khusus hari Jumat.

Sebelum memasuki hari ketiga, rangkaian lomba HUT RI ke-81 di MTs Negeri 4 Sidoarjo juga telah berlangsung meriah pada hari Kamis, tanggal 20 Agustus. Pada hari kedua tersebut, tiga cabang lomba turut digelar, yaitu lomba MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), lomba kaligrafi, serta lomba Rantai atau Kelereng Santai.
Lomba MTQ dan kaligrafi diikuti oleh perwakilan siswa putra dan putri dari masing-masing kelas, menampilkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan tartil dan indah, serta kepiawaian dalam menorehkan seni tulis Arab yang estetis dan penuh makna. Kedua lomba ini menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus melestarikan seni budaya islami di lingkungan madrasah.

Sementara itu, lomba Rantai (Kelereng Santai) menghadirkan keseruan tersendiri, di mana para peserta harus menjaga kelereng agar tidak jatuh sambil bergerak menuju garis akhir bersama rekan satu timnya. Suasana semakin meriah karena sebelum lomba antar siswa dimulai, kegiatan hari itu diawali dengan lomba serupa yang diikuti oleh Bapak/Ibu Guru. Keikutsertaan dewan guru dalam lomba pembuka ini disambut meriah oleh para siswa, yang turut memberikan semangat dan tepuk tangan, sehingga suasana kompetisi hari kedua terasa semakin hangat, akrab, dan penuh kebersamaan antara guru dan siswa.
Rangkaian perlombaan dalam rangka HUT RI ke-81 di MTs Negeri 4 Sidoarjo ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, religiusitas, kreativitas, kerja sama, dan kepedulian lingkungan kepada seluruh warga madrasah. Melalui berbagai jenis lomba yang variatif, mulai dari yang bernuansa religi, edukatif, hingga menghibur, siswa diajak untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai momentum untuk terus berprestasi, berkreasi, dan mempererat tali persaudaraan sesama warga madrasah.
Dengan berakhirnya rangkaian lomba hari ketiga ini, seluruh warga MTs Negeri 4 Sidoarjo dijadwalkan akan melanjutkan agenda kegiatan berikutnya guna menyambut puncak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan penuh semangat dan kegembiraan. (farah_ame)