Sidoarjo — Keluarga besar MTs Negeri 4 Sidoarjo menunjukkan bentuk kecintaan dan pengabdiannya kepada Nahdlatul Ulama dengan turut hadir dan berpartisipasi dalam kesuksesan gelaran Muktamar NU ke-35 yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang. Kehadiran ini menjadi salah satu wujud nyata khidmah madrasah terhadap organisasi, agama, dan bangsa.

Dalam kegiatan akbar tersebut, tampak hadir Kepala MTs Negeri 4 Sidoarjo beserta sejumlah guru dan karyawan yang dengan penuh semangat menyempatkan diri untuk hadir langsung di lokasi acara. Kehadiran Kepala Madrasah dalam momentum penting ini semakin menegaskan komitmen MTsN 4 Sidoarjo sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama yang memiliki kedekatan historis dan emosional dengan Nahdlatul Ulama.
Yang menarik dari partisipasi ini adalah semangat kemandirian dan keikhlasan yang ditunjukkan oleh para guru dan karyawan. Mereka berangkat menuju lokasi Muktamar dari rumah masing-masing secara mandiri, tanpa dikoordinasi dalam satu rombongan resmi, namun tetap kompak dalam satu tujuan yakni turut mensukseskan hajatan besar warga Nahdliyin lima tahunan tersebut. Semangat ini mencerminkan kesadaran kolektif bahwa menyukseskan Muktamar NU bukan sekadar kewajiban seremonial, melainkan panggilan hati sebagai bagian dari keluarga besar NU.

Kepala MTsN 4 Sidoarjo dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kehadiran para guru dan karyawan di Muktamar NU ke-35 merupakan bentuk khidmah lembaga pendidikan yang tidak bisa dilepaskan dari akar sejarah dan nilai-nilai keagamaan yang selama ini dijunjung tinggi oleh madrasah. Menurutnya, MTsN 4 Sidoarjo sebagai bagian dari ekosistem pendidikan Islam memiliki tanggung jawab moral untuk turut merawat dan menjaga marwah organisasi yang telah banyak berjasa dalam perjuangan bangsa dan pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.
Momentum Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang ini memang menjadi perhatian besar bagi seluruh elemen Nahdliyin di berbagai daerah, tak terkecuali dari kalangan pendidik dan tenaga kependidikan madrasah. Kehadiran para guru MTsN 4 Sidoarjo di tengah kesibukan tugas mengajar menunjukkan bahwa semangat berkhidmah kepada NU tidak pernah surut, bahkan semakin menguat seiring dengan bertambahnya usia organisasi.
Para guru yang hadir mengaku merasa bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari sejarah, meski hanya berperan sebagai peserta yang turut memeriahkan dan mensukseskan jalannya acara. Bagi mereka, kesempatan menyaksikan langsung jalannya Muktamar merupakan pengalaman berharga yang akan menambah wawasan keorganisasian sekaligus mempertebal rasa cinta terhadap NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.
Dengan partisipasi aktif dalam Muktamar NU ke-35 ini, MTsN 4 Sidoarjo berharap dapat terus mempererat sinergi antara dunia pendidikan madrasah dengan organisasi Nahdlatul Ulama. Harapannya, semangat khidmah yang ditunjukkan oleh para guru dan karyawan dapat menjadi inspirasi dan teladan bagi seluruh warga madrasah, khususnya para peserta didik, agar kelak tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan rasa memiliki terhadap organisasi keagamaan serta bangsa dan negara.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa MTsN 4 Sidoarjo senantiasa hadir dan berkontribusi dalam setiap momentum penting yang berkaitan dengan kemajuan NU, agama, dan bangsa, sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak generasi yang religius, berakhlak mulia, dan berjiwa nasionalis. (farah_ame)