Kemenag Sidoarjo Matangkan 10 Pelaku Usaha Mikro Program PEU: Tekankan Inovasi Digital, Desain Kemasan, dan Sertifikasi Halal

Click to share!

SIDOARJO – Bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidoarjo, sebanyak 10 pelaku usaha mikro calon penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) mengikuti sesi pembekalan dan pembinaan motivasi usaha. Pertemuan ini menjadi langkah awal implementasi Keputusan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo Nomor 183 Tahun 2026 mengenai pelaksanaan program PEU berbasis KUA periode 2026–2029 yang berkolaborasi dengan LAZNAS Rumah Yatim Ar-Rohman.

Hadir langsung memberikan arahan dan motivasi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, H. Mufi Imron Rosyadi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa status sebagai penerima manfaat bantuan dana zakat/wakaf produktif dari LAZ harus dijadikan titik tolak untuk naik kelas menjadi pengusaha sukses dan mandiri.

“Bantuan stimulan ini adalah amanah umat. Tanamkan optimisme tinggi bahwa bapak dan ibu bisa bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pengusaha yang mapan dan berdaya,” pesan Mufi di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Mufi menekankan pentingnya adaptasi teknologi dan penguatan identitas produk di tengah ketatnya persaingan pasar saat ini. Ia mendorong para pelaku usaha untuk tidak ragu memanfaatkan kanal digital guna mempelajari teknik pemasaran terkini.

“Pelajari strategi pemasaran online, perbaiki kemasan (packaging) agar menarik konsumen, dan buat identitas logo yang kuat. Satu hal yang tidak boleh terlewat: pastikan legalitas sertifikasi halal sudah terpasang di produk. Sertifikat halal bukan sekadar label, melainkan jaminan mutu dan kepercayaan yang akan memperluas jangkauan pasar,” tegasnya.

Sebanyak 10 pelaku usaha mikro yang hadir didominasi oleh sektor makanan dan minuman olahan rumahan serta produk kerajinan tangan dari sejumlah kelurahan/desa di wilayah Kecamatan Sidoarjo, seperti Sidokare, Lemahputro, Bluru Kidul, Sekardangan, dan Magersari.

Untuk mengawal realisasi arahan tersebut, Kemenag Sidoarjo menyiagakan 10 tenaga pendamping usaha terlatih. Pendampingan ini difokuskan pada manajemen operasional, fasilitasi perizinan/sertifikasi halal, pemanfaatan teknologi promosi digital, hingga pembukuan keuangan agar target kemandirian ekonomi umat berbasis KUA dapat tercapai optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *