SIDOARJO – Meneguhkan komitmen dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi Kegiatan Kelas Tahfidz bersama wali murid. Berlangsung di Aula Mini MTsN 2 Sidoarjo pada Rabu (9/9/2026), kegiatan ini dihadiri secara antusias oleh para orang tua siswa.
Pemaparan program dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 2 Sidoarjo, Ahmad Mujahidin. Dalam paparannya, beliau menegaskan visi besar madrasah untuk mewujudkan generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan mendalam dengan Al-Qur’an. “Kurikulum kelas tahfidz ini dirancang tidak sekadar mengejar kuantitas atau jumlah hafalan, tetapi menekankan kualitas bacaan, ketahanan hafalan (mutqin), pemahaman adab Qur’ani, serta keseimbangan dengan prestasi akademik,” ujar Ahmad Mujahidin.
Sistem Pembelajaran Terstruktur dan SeimbangDalam rapat koordinasi tersebut, dipaparkan struktur program dan target yang jelas bagi para siswa kelas tahfidz: Porsi Pembelajaran Proporsional: Komposisi waktu belajar memadukan 60% Kurikulum Akademik Nasional dan 40% Kurikulum Tahfidz & Tahsin Intensif. Target Hafalan 15 Juz Mutqin: Selama masa pembelajaran 3 tahun (kelas VII hingga IX), siswa ditargetkan mampu menyelesaikan hafalan hingga 15 Juz secara mutqin.

Penguatan di Waktu Emas (Golden Time): Kegiatan tahfidz dilaksanakan pada pagi hari (20 JP/minggu) saat kondisi fokus siswa masih optimal, meliputi setoran hafalan, muraja’ah terbimbing, tahsin/tajwid, hingga tafsir dan adab Qur’ani. Sistem Kontrol Terpadu: Kedisiplinan siswa dipantau secara harian melalui Buku Mutaba’ah Tahfidz yang wajib ditandatangani oleh orang tua setiap pekan.
Membangun Bi’ah Qur’aniyah melalui Sinergi Rumah dan Madrasah untuk mendukung terciptanya lingkungan (bi’ah) Qur’ani yang kondusif, MTsN 2 Sidoarjo menginisiasi berbagai program pendukung seperti One Day One Ayat, Tilawah sebelum pelajaran, Hari Tanpa Musik untuk menjaga fokus, Karantina Tahfidz, hingga persiapan ajang lomba MTQ. Kepala madrasah menekankan pentingnya peran aktif orang tua di rumah untuk mendampingi muraja’ah harian minimal 15 menit dan menjaga kedisiplinan anak. Melalui kolaborasi yang kokoh antara pihak madrasah dan orang tua, MTsN 2 Sidoarjo optimistis mampu melahirkan lulusan yang cerdas, berprestasi, dan berjiwa Qur’ani.