Jumat Sehat dan Bersih di MTsN 4 Sidoarjo: Menjaga Kesehatan, dan Menumbuhkan Kepedulian terhadap Lingkungan Bersama Bunda Rossa

Click to share!

SIDOARJO – Suasana MTsN 4 Sidoarjo pada Jumat pagi (9/10/2026) terasa berbeda dari hari biasa. Sejak pagi, seluruh warga madrasah, mulai dari siswa, bapak dan ibu guru, hingga karyawan, bersama-sama mengikuti kegiatan Jumat Sehat dan Bersih. Kegiatan ini memadukan pembiasaan ibadah, olah raga bersama, kerja bakti, dan edukasi pengelolaan sampah dalam satu rangkaian yang penuh semangat dan kebersamaan.

Kegiatan dibuka dengan sholat dhuha berjamaah. Pembiasaan ini sudah menjadi agenda rutin madrasah dan tidak pernah ditinggalkan. Tujuannya agar nilai-nilai ibadah tertanam kuat dan menjadi karakter baik pada diri setiap siswa.

Dengan membiasakan sholat dhuha, siswa diharapkan memulai hari dengan hati yang tenang, dekat dengan Allah SWT, dan siap menerima pelajaran dengan penuh keberkahan. Pembiasaan yang dilakukan secara istiqomah juga diharapkan membentuk pribadi yang disiplin, taat beribadah, dan berakhlak mulia.

Olah Raga Pagi Dipandu Instruktur Senam

Usai sholat dhuha, seluruh siswa berbaris rapi di halaman madrasah untuk mengikuti olah raga pagi. Kegiatan dipandu instruktur senam yang sudah terlatih, dengan gerakan yang bersemangat dan mudah diikuti. Seluruh siswa mengikuti dengan antusias, wajah-wajah ceria terlihat di setiap barisan.

Tidak hanya siswa, bapak dan ibu guru serta karyawan juga ikut berolah raga. Mereka mengikuti senam sampai tuntas dengan penuh semangat, sehingga menjadi teladan nyata bagi para siswa. Kegiatan ini sekaligus mendukung program pemerintah untuk membiasakan olah raga demi menjaga kesehatan siswa, guru, dan karyawan. Badan yang sehat dan bugar menjadi modal penting dalam mendukung proses belajar mengajar yang efektif.

Game Barisan dan Menikmati MBG

Setelah senam, siswa diajak bermain game membentuk barisan per kelas. Permainan ini bukan sekadar hiburan, tetapi cara agar siswa terkondisikan dengan baik sebelum kegiatan berikutnya, yaitu bersih-bersih kelas dan lingkungan. Siswa tampak gembira dan kompak bersama teman sekelas mereka.

Sebelum kerja bakti, siswa beristirahat sambil menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan perut kenyang dan tenaga terisi kembali, mereka siap menjalankan kegiatan bersih-bersih dengan semangat.

Kerja Bakti Bersama Wali Kelas

Selanjutnya, siswa bekerja sama membersihkan kelas dan lingkungan madrasah. Ada yang menyapu, mengepel, merapikan meja dan kursi, mengelap jendela, hingga membersihkan halaman dan sudut-sudut lingkungan. Setiap kelas didampingi wali kelas masing-masing, yang turut membimbing dan memberi contoh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Adiwiyata madrasah menuju Adiwiyata Mandiri. Melalui kerja bakti, siswa belajar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Semangat gotong royong dan rasa memiliki terhadap lingkungan madrasah pun tumbuh dalam diri mereka.

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Bersama Bunda Rossa

Di tempat lain, tim Adiwiyata dan bapak/ibu guru mengikuti sosialisasi bersama Bunda Rossa (Rongsokan dan Sampah). Dalam kegiatan tersebut, Bunda Rossa menyampaikan pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Menurutnya, sampah anorganik yang selama ini dianggap tidak berguna sebenarnya bisa menghasilkan cuan bila dikelola dengan benar. Beliau juga mengajak para guru untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menjadi penggerak perubahan di madrasah.

Bunda Rossa menawarkan program menabung sampah. Sampah yang dikumpulkan akan dikonversi menjadi uang yang tersimpan secara digital. Setiap nasabah dapat memantau saldonya melalui aplikasi digital, lengkap dengan laporan yang terperinci dan valid, sehingga jumlah uang yang dihasilkan dari setiap setoran tercatat dengan jelas dan transparan.

Selain itu, Bunda Rossa memberikan edukasi tentang jenis-jenis sampah yang bisa menghasilkan cuan serta cara mengelompokkan berbagai jenis sampah agar bernilai jual lebih baik. Para guru tampak antusias menyimak dan aktif bertanya.

Setelah mendapat edukasi tersebut, madrasah akhirnya membuat satu akun sebagai nasabah Bunda Rossa. Akun ini akan menampung seluruh sampah anorganik dari lingkungan madrasah. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen MTsN 4 Sidoarjo dalam menerapkan pengelolaan sampah yang bijak, sekaligus mendukung terwujudnya madrasah Adiwiyata Mandiri.

Sambutan dan Arahan Kepala Madrasah

Dalam sambutan dan arahannya, Kepala MTsN 4 Sidoarjo, Ibu Islakhah Wahyuni, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh warga madrasah. Beliau menegaskan bahwa Jumat Sehat dan Bersih bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan upaya membentuk karakter siswa secara utuh, yaitu sehat jasmani, kuat rohani, dan peduli lingkungan.

“Anak-anak kita perlu dibiasakan memulai hari dengan ibadah, menjaga badan tetap sehat dengan olah raga, dan mencintai kebersihan. Kebiasaan baik inilah yang kelak membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” tutur beliau.

Beliau juga berpesan agar siswa tidak hanya bersih-bersih saat ada kegiatan, tetapi menjadikan kebersihan sebagai budaya sehari-hari. Siswa diajak untuk membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, dan saling mengingatkan teman. Kepada bapak dan ibu guru, beliau berpesan agar terus menjadi teladan dalam setiap kebiasaan baik.

Terkait akun nasabah yang telah dibuat madrasah, beliau menyampaikan harapan agar langkah ini menjadi awal yang baik. “Dengan adanya satu akun dari madrasah, semoga masing-masing kelas juga berkeinginan mengumpulkan sampah kelasnya dan membuat satu akun dalam satu kelas. Hasilnya bisa menjadi uang kas untuk mencukupi kebutuhan kelas yang mendadak dan urgen, sehingga siswa belajar mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab,” harapnya.

Beliau menutup arahannya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari instruktur senam, tim Adiwiyata, bapak/ibu guru dan karyawan, wali kelas, hingga seluruh siswa. Beliau berharap kegiatan Jumat Sehat dan Bersih terus berjalan istiqomah sebagai pembiasaan positif di madrasah.

Harapan ke Depan

Melalui rangkaian kegiatan ini, MTsN 4 Sidoarjo berharap seluruh warga madrasah semakin sehat, berkarakter, dan peduli lingkungan. Lingkungan yang bersih, nyaman, dan asri akan menciptakan suasana belajar yang kondusif. Pada akhirnya, semua usaha ini diharapkan membawa madrasah semakin dekat dengan cita-cita menjadi madrasah Adiwiyata Mandiri. (farah_ame)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *