Kemeriahan Lomba Menari dan Melukis di MAN Sidoarjo Untuk Memperingati Hari Batik Nasional

Penampilan Tari Banjar Kemuning oleh Kelas XII-9
Click to share!

Jum’at, 11 Oktober 2024, MAN Sidoarjo menggelar kegiatan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional dengan tema HARCULVER (Harmony of Cultural Diversity), yang terdiri dari lomba tari khas Sidoarjo dan melukis batik dengan media totebag. Lomba tari khas Sidoarjo dilaksanakan di auditorium MAN Sidoarjo. Sedangkan lomba melukis batik di totebag, dilaksanakan di lorong kelas X-1 s.d. XI-11. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi MAN Sidoarjo dari kelas X-XII. .

Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan oleh MC, sambutan dari Ibu Lilik Widyawati selaku Waka kesiswaan, dan dilanjutkan dengan lomba tari khas Sidoarjo dari beberapa kelas yang sudah lolos menuju babak final. Kelas-kelas tersebut antara lain adalah kelas X-8, XI-2, XI-12, XII-6, dan XII-9.

“Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada 2 Oktober 2009,” ucap Muhammad Ilham Yanuar selaku MC, membuka acara.

Penampilan Tari Banjar Kemuning oleh Kelas XII-6 pada HARCULVER peringatan Hari Batik Nasional 2024

Penampilan pertama dibawakan oleh kelas XI-2 dengan tari Kupang Ronjot, penampilan kedua dari kelas XII-9 dengan tari Banjar Kemuning, penampilan ketiga dari XI-12 dengan tari Kupang Ronjot, penampilan keempat dibawakan oleh X-8, yang sekali lagi dengan tari Kupang Ronjot, dan diakhiri penampilan kelima disajikan oleh XII 6 dengan tari Banjar Kemuning juga.

Penampilan demi penampilan lomba tari khas Sidoarjo dari beberapa kelas usai digelar. Kini saatnya pengumuman juara. Yang bertindak sebagai juri dalam lomba tari khas Sidoarjo yaitu Ibu Linda Febrina serta Ibu Amalia Ekowati. “Ada yang beda dari tahun sebelumnya yaitu adanya lomba tari tradisional khas Sidoarjo. Di mana dengan adanya lomba tari tradisional khas Sidoarjo, para siswa MAN Sidoarjo bisa menambah wawasan dan mengenal tarian khas yang ada di daerahnya,” ungkap Ibu Linda Febrina selaku juri tari khas Sidoarjo.

Adapun kriteria penilaian lomba tari khas Sidoarjo dipertimbangkan atas 4 aspek, yakni wiraga, wirasa, wirama, dan harmonisasi. Di sisi lain, kriteria penilaian lomba melukis batik di totebag dipertimbangkan atas 4 hal pula, yakni kesesuaian tema (20 poin), komposisi warna (20 poin), bentuk motif (30 poin), kerapihan dan kebersihan (30 poin). Pada lomba tari khas Sidoarjo, juara 1 diraih oleh kelas XII-9, dan juara 2 diraih oleh kelas XII-6 dengan menyajikan tarian yang sama, yakni tari Banjar Kemuning khas Sidoarjo.

(HUMAS MAN Sidoarjo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *