Sidoarjo – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi, turut mendampingi Bupati Sidoarjo H. Subandi dalam penyerahan bantuan uang untuk Pondok Pesantren Al-Khozini Buduran, Sabtu (22/11/2025) pukul 09.00 WIB. Penyerahan dilakukan di kediaman pengasuh ponpes, KHR Abdussalam Mujib, dalam suasana penuh kehangatan dan kekhidmatan.


Total bantuan yang diberikan mencapai Rp2.350.355.974, terdiri atas:
- Rp 965.171.474 dari BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo
- Rp 1.385.184.500 dari sumbangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta PGRI Kabupaten Sidoarjo
Bupati Sidoarjo menyampaikan bahwa dukungan ini bukan hanya bersifat bantuan material, tetapi juga bagian dari komitmen Pemkab untuk memperkuat layanan pendidikan keagamaan di Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan pendampingan serta fasilitasi perolehan IMB dan Sertifikat Laik Fungsi bagi bangunan pondok pesantren se-Kabupaten Sidoarjo.

Terkait hal ini, Subandi mengungkapkan rencana untuk segera membentuk satuan tugas (satgas) percepatan perizinan, termasuk persetujuan bangunan gedung (PBG). Satgas ini akan melibatkan konsultan dan ahli konstruksi dari kampus-kampus di Sidoarjo dan Surabaya.
“Kami akan membentuk satgas percepatan perizinan termasuk PBG-nya, nanti akan melibatkan konsultan dan juga ahli konstruksi dari kampus di Sidoarjo dan Surabaya. Insya Allah akan ditanggung Pemkab,” ujar Bupati.
Sejumlah pejabat turut hadir mendampingi, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan H. Tirto Adi, Kabag Kesra H. Hudori, Dandim 0816 Sidoarjo, Camat Buduran, serta Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Sidoarjo H. Moh. Sholehuddin.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Sidoarjo dipercaya untuk memimpin doa, memohon keberkahan atas seluruh bantuan yang diberikan. Ia berharap dukungan ini dapat memperkuat pengembangan Pondok Pesantren Al-Khozini, meningkatkan kualitas layanan pendidikan Islam, serta membawa kemaslahatan bagi para santri dan wali santri.
“Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat yang luas bagi ponpes, para santri, serta masyarakat,” ungkap Mufi.