Kultum Ramadhan : Menjemput Berkah Nuzulul Qur’an dengan Amal Sederhana

Click to share!

Sidoarjo – Suasana Ramadhan semakin khidmat dengan digelarnya kultum bertema “Keistimewaan Turunnya Al-Qur’an” yang disampaikan oleh Kepala Seksi PAIS Nanang Kholidin pada kegiatan ibadah Ramadhan di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo. Dalam ceramahnya, Nanang menjelaskan bahwa turunnya Al-Qur’an merupakan peristiwa agung yang menjadi pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Ia menuturkan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada malam yang penuh kemuliaan, yakni Lailatul Qadar, sebagai petunjuk hidup bagi seluruh umat manusia.

“Al-Qur’an bukan sekadar untuk dibaca, tetapi untuk dipahami dan diamalkan. Di dalamnya terdapat pedoman lengkap bagi kehidupan manusia, baik dalam urusan ibadah maupun sosial,” ungkapnya di hadapan jamaah Lebih lanjut, penceramah mengingatkan pentingnya menyebarkan kebaikan sebagaimana pesan Rasulullah SAW untuk menyampaikan walau hanya satu huruf. Menurutnya, setiap individu memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan ilmu yang benar meskipun sedikit.

“Jangan menunggu jadi ustaz besar untuk berdakwah. Jika kita mengetahui satu ayat atau satu huruf kebenaran, sampaikanlah. Karena bisa jadi dari hal kecil itulah hidayah datang kepada orang lain,” jelasnya Selain itu, Pak Nanang juga menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak amal kebaikan. Penceranah mengajak jamaah agar tidak meremehkan perbuatan baik sekecil apa pun. “Berbuatlah kebaikan walau hanya sekali. Bisa jadi satu kebaikan itu menjadi sebab diampuninya dosa-dosa kita,” pesannya.

Kultum yang berlangsung singkat namun penuh makna tersebut diakhiri dengan doa bersama agar umat Islam semakin mencintai Al-Qur’an dan mampu mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat membaca, memahami, dan menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an terus tumbuh, khususnya selama bulan suci Ramadhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *