Sidoarjo, 8 Oktober 2024 – Seluruh guru MIN 1 Sidoarjo mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam penyusunan modul ajar adiwiyata dan pengintegrasiannya. Kegiatan yang berlangsung hari ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan pendidik dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan hidup ke dalam proses pembelajaran.
“Dengan diselenggarakannya bimtek madrasah adiwiyata ini diharapkan para civitas MIN 1 Sidoarjo dapat mengintegrasikan materi lingkungan ke dalam pembelajaran, sehingga dapat menciptakan karakter peserta didik agar dapat memahami pentingnya menjaga kelestarian alam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup.” kata Ibu Utami, selaku kepala madrasah dalam sambutannya.

Drs. Imronsyah, M.Pd., selaku Pengawas SMP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Kabupaten Sidoarjo, bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Dalam paparannya, Bapak Imronsyah menekankan pentingnya modul ajar adiwiyata sebagai panduan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran yang berorientasi pada lingkungan.

“Modul ajar adiwiyata ini akan menjadi pedoman bagi guru dalam merancang kegiatan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan,” ujar Bapak Imronsyah.
Lebih lanjut, pemateri menjelaskan bahwa melalui modul ajar adiwiyata, diharapkan peserta didik dapat aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang berdampak positif bagi lingkungan, seperti pengolahan sampah, penghematan energi, dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Kegiatan bimtek ini mendapat sambutan positif dari seluruh guru yang hadir. Mereka antusias mengikuti materi yang disampaikan oleh narasumber dan aktif berdiskusi untuk menyusun modul ajar yang relevan dengan kondisi madrasah masing-masing.

Dengan adanya bimtek ini, diharapkan para guru MIN 1 Sidoarjo dapat mengembangkan modul ajar adiwiyata yang berkualitas dan mampu mendorong terciptanya generasi muda yang peduli terhadap lingkungan. Selain itu, seluruh civitas madrasah juga diharapkan dapat mempersiapkan diri demi terwujudnya MIN 1 Sidoarjo menuju madrasah adiwiyata pada tahun 2025.