Peran Aktif Pengawas Madrasah dalam Uji Kompetensi Guru Baru di MI Miftahul Huda Gelang

Click to share!

Pengawas Madrasah – Menyambut tahun ajaran 2025/2026, MI Miftahul Huda Gelang menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan dengan melaksanakan Uji Kompetensi Guru Baru (UKGB) pada 23 April lalu. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya madrasah untuk mempersiapkan tenaga pendidik yang profesional dan kompeten, terlebih karena jumlah siswa yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Yang menarik, pelaksanaan UKGB ini tak lepas dari peran strategis pengawas madrasah dalam menjamin objektivitas dan kualitas proses seleksi. Pengawas Madrasah, Yuli Qoiyumillah, turut hadir sekaligus menjadi bagian dari tim penilai bersama Kepala Madrasah. Dalam keterangannya, Yuli menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan seleksi berbasis kompetensi ini. Ia menekankan bahwa pendekatan seperti ini menjadi langkah positif untuk mengikis praktik penerimaan guru berdasarkan relasi pribadi semata, dan lebih menekankan pada kualitas serta kelayakan calon pendidik.

Materi dalam UKGB meliputi wawancara pendalaman visi, tes Baca Tulis Al-Qur’an, serta micro teaching. Proses ini juga selaras dengan arahan dari Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, yang menegaskan pentingnya uji kompetensi guna memastikan guru memiliki kapasitas yang memadai dalam membentuk karakter peserta didik.

Kepala MI Miftahul Huda, Umi Sholihah, menjelaskan bahwa uji kompetensi ini merupakan prosedur rutin yang dilakukan setiap kali madrasah membutuhkan guru baru. Sebelum mengikuti UKGB, calon guru terlebih dahulu disaring melalui seleksi administrasi, untuk memastikan hanya kandidat yang memenuhi kriteria yang dipanggil mengikuti tahap selanjutnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Pengawas Madrasah, Yuli Qoiyumillah, atas pendampingan, bimbingan, serta keterlibatannya secara langsung dalam proses seleksi ini. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran dan arahan dari Ibu Pengawas. Ini bukan hanya memperkuat validitas proses seleksi, tetapi juga memotivasi kami untuk terus menjaga kualitas pendidikan di madrasah,” ujar Umi.

Hasil dari UKGB ini akan diumumkan satu minggu setelah pelaksanaan. Harapannya, guru yang lolos seleksi dapat membawa energi positif dan kontribusi nyata dalam mewujudkan MI Miftahul Huda sebagai madrasah yang hebat, bermartabat, serta mandiri dan berprestasi. Peran pengawas madrasah dalam kegiatan ini membuktikan pentingnya sinergi antar unsur pendidikan demi tercapainya mutu pendidikan yang berkelanjutan. (Yuli Qoiyumillah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *