Tarik, Sidoarjo – MTs Negeri 3 Sidoarjo berhasil menyelenggarakan Sumatif Akhir Semester (SAS) ganjil tahun ajaran 2025 – 2026 dengan lancar. Kegiatan yang dilaksanakan sejak 1 hingga 11 Desember 2025 tersebut mencatat sejumlah perubahan signifikan dalam sistem pelaksanaannya, termasuk penerapan satu sesi ujian per hari.
SAS kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena hanya memberlakukan satu sesi ujian setiap harinya. Setiap hari, siswa kelas 7, 8, dan 9 mengerjakan dua mata pelajaran yang terjadwal secara terstruktur. Dengan pola ini, peserta didik dapat lebih fokus dan tidak terbebani oleh jadwal yang padat.
Menurut Tolip, S.Pd., M.Si, selaku Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, keputusan menerapkan satu sesi merupakan langkah berani yang ternyata membuahkan hasil positif. “Pelaksanaan SAS kali ini kami coba dengan satu sesi. Alhamdulillah, hingga hari terakhir berjalan tertib dan lancar,” ujarnya.
Dukungan teknis selama ujian turut menjadi faktor penentu kelancaran. Efendi Susanto, S.Pd., selaku proktor, menjelaskan bahwa sistem tetap stabil meski sempat ada gangguan di hari pertama. “Hingga hari ini, Rabu 10 Desember 2025, pelaksanaan terpantau lancar. Di hari pertama sempat ada kendala karena aliran listrik madrasah konsleting sehingga server mati, namun tim segera menanganinya dengan cepat,” tegasnya.

Selama pelaksanaan SAS, kegiatan belajar mengajar diatur sedemikian rupa agar siswa dapat pulang setelah menunaikan shalat Dzuhur berjamaah. Kebijakan ini memberikan waktu istirahat yang cukup bagi peserta didik sekaligus menanamkan nilai religius dalam kegiatan akademik.
Keberhasilan penyelenggaraan SAS ganjil ini diharapkan menjadi fondasi bagi pelaksanaan evaluasi pembelajaran ke depan. Dengan kolaborasi solid antara tim kurikulum, proktor, guru, dan peserta didik, MTsN 3 Sidoarjo membuktikan bahwa inovasi dalam sistem ujian dapat berjalan efektif tanpa mengorbankan kualitas dan kedisiplinan.