MAN Sidoarjo Gelar Pemeriksaan Kesehatan Siswa Bersama Puskesmas Buduran dan PMR

Screening Kesehatan untuk Siswa MAN Sidoarjo
Click to share!

Pada tanggal 1 Oktober 2024, MAN Sidoarjo mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh siswa kelas X. Kegiatan yang berlangsung di depan ruang UKS dari pukul 08.30 hingga 11.30 ini bekerja sama dengan Puskesmas Buduran dan Palang Merah Remaja (PMR) MAN Sidoarjo.

Pemeriksaan ini meliputi pengecekan kesehatan mata, telinga, gigi, serta status gizi siswa, seperti anemia, tinggi, dan berat badan. Dr. Erna SW, petugas dari Puskesmas Buduran, menjelaskan, “Tujuan screening ini adalah untuk mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan anak-anak sekolah.” Pak Syaiful Arif, juga dari Puskesmas Buduran, menambahkan, “Yang kami screening hari ini meliputi kesehatan gigi dan mulut, kesehatan mata termasuk indra penglihatan, dan telinga. Selain itu, kami juga mengecek status gizi yang mencakup anemia, tinggi badan, serta berat badan siswa.”

Pengecekan Kesehatan Mata Siswa oleh Tim dari Puskesmas Buduran

Dalam kegiatan ini, petugas dari Puskesmas bertanggung jawab melakukan pengecekan kesehatan gigi, mulut, mata, dan telinga, serta memantau status gizi siswa dengan memeriksa gejala anemia, tinggi, dan berat badan. Di sisi lain, anggota PMR MAN Sidoarjo turut berperan dalam pengecekan awal, seperti tinggi dan berat badan, serta membantu memantau kondisi kulit, mata, dan rambut para siswa.

Niyaz Fakhreny Zuleha, petugas PMR dari kelas XI-12, menjelaskan, “PMR berpartisipasi dalam hal kesehatan dan kemanusiaan. Kami membantu mengecek tinggi badan, berat badan, kulit, mata, dan rambut. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena kesehatan adik-adik jadi lebih terpantau.”

Wawancara dengan Tim dari Puskesmas Buduran Terkait Screening Kesehatan untuk Siswa MAN Sidoarjo

Dari sisi siswa, Namira Trilaksita dan Kartika Dewi Kusuma, keduanya dari kelas X-8, menyampaikan kesan mereka setelah menjalani pemeriksaan. “Pertama-tama, kami dicek kelopak mata, kebersihan mulut, telinga, serta kesehatan mata, tinggi, dan berat badan. Awalnya kami mengira bakal ada cek darah atau suntik, tapi ternyata hanya pemeriksaan kesehatan biasa,” ungkap mereka. “Program ini sangat bagus diadakan di sekolah, agar kita bisa mengetahui kondisi kesehatan siswa secara langsung.”

Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan kesehatan para siswa dapat lebih terpantau sehingga mereka dapat belajar dengan kondisi fisik yang lebih optimal.

(HUMAS MAN Sidoarjo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *