MTsN 2 Sidoarjo Gelar Skrining Kesehatan untuk Siswa Kelas VII Tahun Ajaran 2025/2026

Click to share!

MTs Negeri 2 Sidoarjo – Unit Kesehatan Sekolah (UKS) MTsN 2 Sidoarjo telah menyelenggarakan skrining kesehatan komprehensif bagi seluruh siswa kelas VII baru, dari kelas VII A hingga VII J, pada tanggal 30-31 Juli 2025. Pemeriksaan kesehatan rutin ini merupakan program tahunan yang bertujuan untuk memantau dan menjaga kesehatan siswa-siswi madrasah.

Skrining ini dilaksanakan oleh tim UKS yang berdedikasi, dipimpin oleh Ibu Sumaiyah, S.Kep, dan Ibu Fia Farida, Amd.Kep. Mereka dengan teliti memeriksa setiap siswa, memastikan setiap potensi masalah kesehatan dapat teridentifikasi sejak dini.
Peran Vital UKS dalam Kesehatan Siswa

Di luar skrining khusus ini, UKS di MTsN 2 Sidoarjo memainkan peran krusial dalam kesehatan siswa secara keseluruhan sepanjang tahun ajaran. Aktivitas rutin mereka biasanya meliputi:

  • Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Penilaian berkala terhadap kesehatan umum siswa, termasuk tinggi badan, berat badan, dan penglihatan.
  • Edukasi Kesehatan: Memberikan informasi berharga kepada siswa tentang kebersihan, gizi, pencegahan penyakit, dan pilihan gaya hidup sehat melalui lokakarya dan konseling.
  • Pertolongan Pertama dan Tanggap Darurat: Menawarkan bantuan medis segera untuk cedera ringan atau penyakit yang terjadi di lingkungan sekolah.
  • Program Imunisasi: Berkolaborasi dengan pusat kesehatan setempat untuk memastikan siswa menerima vaksinasi yang diperlukan.
  • Pemantauan Sanitasi: Mengawasi kebersihan dan higienitas lingkungan madrasah untuk mencegah penyebaran penyakit.
  • Layanan Rujukan: Mengarahkan siswa ke profesional medis atau fasilitas eksternal untuk perawatan yang lebih spesialis jika diperlukan.

Memahami Tujuan: Wawancara dengan Ibu Sumaiyah

Untuk lebih memahami tujuan skrining kesehatan ini, kami berbincang dengan Ibu Sumaiyah, S.Kep, salah satu petugas skrining. Ketika ditanya tentang tujuan dan manfaat skrining kesehatan, beliau menjelaskan, “Tujuan utama skrining kesehatan ini adalah untuk mengetahui status kesehatan siswa baru sejak awal. Dengan begitu, kami dapat mendeteksi kondisi kesehatan yang mendasari sejak dini, seperti anemia atau defisiensi gizi lainnya, yang umum terjadi pada remaja. Deteksi dini memungkinkan kami untuk memberikan intervensi tepat waktu atau rekomendasi kepada orang tua untuk perhatian medis lebih lanjut. Pada akhirnya, siswa yang sehat adalah siswa yang dapat lebih fokus pada pelajaran mereka dan berpartisipasi penuh dalam kegiatan sekolah.

Tanggapan Siswa tentang Pengambilan Sampel Darah. Bagi banyak siswa kelas VII baru, skrining kesehatan, khususnya pengambilan sampel darah, adalah pengalaman baru. Kami menemui Nur Syafa S, seorang siswi dari kelas VII J, yang membagikan pemikirannya. “Awalnya saya sedikit gugup, terutama ketika mereka mengatakan akan mengambil darah,” aku Nur Syafa dengan sedikit tawa. “Ibu sum sama bu fia sangat baik dan menjelaskan semuanya. Agak tidak nyaman sebentar, tapi tidak terlalu sakit. Saya mengerti ini demi kebaikan kita sendiri untuk tahu apakah kita sehat. Ini pengalaman baru pastinya, tapi saya merasa senang mengetahui bahwa sekolah peduli dengan kesehatan kami.”
Lain halnya dengan Cinta Hana, juga dari kelas VII J, yang sudah pernah menjalani skrining kesehatan sebelumnya. Dengan senyum lebar, ia berbagi, “Saya sudah pernah dan tidak apa-apa kok.”.

Inisiatif skrining kesehatan oleh UKS MTsN 2 Sidoarjo ini menggarisbawahi komitmen madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan kondusif bagi siswanya, memastikan mereka berkembang baik secara akademis maupun fisik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *