Sidoarjo, 20 September 2025 — Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sidoarjo resmi dikukuhkan untuk masa khidmat 2025–2030. Prosesi pengukuhan berlangsung di Pendopo Delta Nugraha Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (20/9/2025), dengan dihadiri jajaran pengurus MUI Jawa Timur serta tokoh ormas Islam di Sidoarjo.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Pimpinan MUI Jawa Timur KH Jazuli Nur, Sekretaris Umum MUI Jatim Prof. Ahmad Muzakki, Bendahara Umum MUI Jatim H. Rasidi, serta pimpinan ormas Islam NU, Muhammadiyah, dan LDII Sidoarjo. Turut hadir pula Bupati Sidoarjo H. Subandi dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi.

Dalam susunan kepengurusan baru, Dr. KH. Ahmad Muhammad, MA., ditetapkan sebagai Ketua Umum DP MUI Kabupaten Sidoarjo masa khidmat 2025–2030.
Dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Kabupaten Sidoarjo, KH Ahmad Muhammad menekankan pentingnya menjaga sinergi dengan pemerintah daerah. “MUI sebagai shodiqul hukumah sudah seharusnya merajut silaturahim dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo. Melalui silaturahim itulah akan terjalin kebersamaan dan kesepahaman dalam menjalankan peran sebagai khadimul ummah,” ujarnya.
Ia menegaskan, masyarakat Sidoarjo yang heterogen membutuhkan pengurus MUI yang waspada, bijaksana, adil, dan amanah. “Hakikatnya menjadi pengurus MUI maupun organisasi lainnya merupakan amanat dari Allah Swt. Oleh karena itu, kami memohon doa restu serta arahan agar langkah-langkah MUI selalu berada di jalan yang benar dan diridai Allah Swt,” tambahnya.

Bupati Sidoarjo, Subandi, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan MUI Kabupaten Sidoarjo terbukti eksis dan memberikan manfaat nyata bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Hal ini tidak terlepas dari peran ulama dan umara dalam mewujudkan kemaslahatan bagi kehidupan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Ulama membimbing umat dengan ilmu dan akhlakul karimah, sementara umara memimpin masyarakat dengan kekuasaan. Karena itu, silaturahmi antara ulama dan umara harus terus dibangun dan dipertahankan,” jelasnya.
Ia berharap sinergi tersebut semakin kokoh, khususnya dalam merumuskan kebijakan pemerintah demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang religius dan kondusif.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, MUI Kabupaten Sidoarjo diharapkan mampu memperkuat peran strategisnya sebagai mitra pemerintah sekaligus khadimul ummah, serta menjaga harmoni dalam kehidupan masyarakat yang beragam.
