Sidoarjo – Selama 3 hari berturut-turut (25-27 September 2025) 2 Siswa-siswi MAN Sidoarjo mengikuti pembekalan Pelajar Duta Kamtibmas Provinsi Jawa Timur di Polresta Sidoarjo. Bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Utama Polresta Sidoarjo, bersama 6 siswa-siswi perwakilan jenjang SMA/SMK, mereka berdua dengan khidmat mengikuti dan menyimak pembekalan oleh beberap narasumber terundang.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakapolresta Sidoarjo, AKBP M. Zainur Rofik. Dalam sambutannya, Beliau menjelaskan bahwa PDK (Pelajar Duta Kamtibmas) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan ketertiban pelajar dalam menjaga Kamtibmas dan menyiapkan mereka mengikuti kegiatan di tingkat Provinsi nantinya.
Ditemui di ruangannya, Waka Bidang Kesiswaan MAN Sidoarjo, Ibu Lilik Widyawati, S.Pd., saat dimintai keterangan mengenai kegiatan pembekalan PDK, menyampaikan, “Iya benar, ada 2 perwakilan MAN yang dipilih menjadi Duta Pelajar Kamtibmas, yaitu Muhammad Ilham Yanuar Putra dan Dini Alya Muchtar. Mereka dipilih karena sudah terlatih sebagai PPM (Putra Putri MANSDA), dengan begitu mereka berdua yang sudah mendapatkan bekal saat PPM akan lebih mudah menyampaikan informasi tentang Kamtibmas dan PDK kepada teman-temannya di MAN Sidoarjo ini”, ucapnya. Sebagai tambahan informasi, pada tingkat Provinsi nantinya, 2 siswa-siswi tadi akan bergabung dengan jenjang lain dari satuan SMA, SMK, dan MA dari kota dan kabupaten lainnya.
Informasi yang didapatkan dari Pembina OSIS MAN Sidoarjo, Bapak Afrian Nusa Wahyu Basuki, S.Or., yang turut mendampingi Ilham dan Dini pada acara pembekalan, menyampaikan bahwa kegiatan selama 3 hari tersebut meliputi pelatihan dan pendidikan Kamtibmas, sosialisasi dan penyuluhan Kamtibmas, pembentukan kelompok pelajar yang peduli dengan Kamtibmas, dan terakhir ada aksi nyata pelajar dalam menjaga Kamtibmas. “Harapannya, pelajar-pelajar seperti Ilham dan Dini ini akan menjadi pelajar yang peka terhadap lingkungan sekitar dengan saling menjaga satu sama lain melalui kegiatan Kamtibmas ini”, ungkapnya.
Salah satu pemateri dalam pembekalan, Bapak Slamet Urip, S.H., M.M., (Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya) menjelaskan tentang pentingnya pelajar untuk tahu hak dan kewajiban sebagai warga negara dapat menjaga keragaman budaya, agama, suku, bahasa, serta nantinya menjadi pelopor kedamaian dan keamanan di wilayah sekolah dan masyarakat secara umum. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo turut memberikan sedikit wawasan mengenai Konsep Moderasi Beragama yang sejalan dengan Kamtibmas, diwakili oleh Dr. H. Moh. Sholehuddin, M.Ag. (Kasi Pendis Kantor Kemenag Sidoarjo), menyampaikan bahwa moderasi beragama penting dan perlu dikenalkan dengan baik sebab bisa menangkal radikalisme dan paham-paham yang merusak persatuan dan kesatuan bangsa, yang nantinya akan terbangun kemaslahatan umum.
Materi tentang Pendidikan Pelajar Berkarakter Pancasila selanjutnya disampaikan oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, M. Hari Purnomo Hadi, S.Pd., M.Pd., (Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo), dalam penyampaiannya beliau menekankan bahwa pelajar harus menerapkan nilai-nilai Pancasila, selain untuk menunjukkan jati diri bangsa, juga sebagai pondasi untuk tujuan kemajuan bangsa.
Acara yang berlangsung selama 3 hari ini diharapkan menghasilkan beberapa poin penting dan aksi nyata, diantaranya: Kabupaten Sidoarjo bersama beberapa Kabupaten/Kota besar lain di Jawa Timur bisa menjadi pilot projek, PDK menjadi jembatan komunikasi antar Polri dan Pelajar, dan mencetuskan kegiatan-kegiatan yang disukai pelajar Gen Z dan Gen Alpha yang bermanfaat bagi Kamtibmas, baik di lingkungan sekolah secara khusus dan lingkungan masyarakat secara umum.
(HUMAS MAN Sidoarjo)