Tes BTQ Berbasis At-Tartil: Langkah MIN 2 Sidoarjo Tingkatkan Mutu Baca Al-Qur’an

Click to share!

Sidoarjo — Pelaksanaan Tes Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di MIN 2 Sidoarjo resmi berakhir pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dimulai sejak Rabu, 3 Desember 2025, dan melibatkan seluruh siswa dari berbagai jenjang. Tes dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi berkala untuk memetakan kemampuan siswa dalam membaca dan menulis Al-Qur’an.

Tes BTQ tahun ini dipandu langsung oleh Tim Guru BTQ MIN 2 Sidoarjo. Setiap siswa diuji kelancaran, ketepatan tajwid, serta penguasaan materi dasar sesuai tingkatan mereka. Hasil penilaian tersebut menjadi dasar penentuan jilid baru yang akan digunakan dalam pembelajaran semester berikutnya.

Koordinator BTQ MIN 2 Sidoarjo, melalui keterangannya, menjelaskan bahwa evaluasi ini menggunakan metode At-Tartil, yaitu metode pembelajaran yang menekankan ketepatan makhraj, panjang pendek bacaan, serta kelancaran dalam membaca Al-Qur’an. Metode ini dinilai efektif karena mampu membantu guru menilai kemampuan siswa secara lebih terstruktur.

“Tes BTQ ini kami lakukan agar pembelajaran Quran ke depan lebih terarah. Dengan mengetahui posisi jilid masing-masing siswa, guru bisa memberikan pendampingan yang sesuai kebutuhan,” jelas salah satu guru BTQ.

Pelaksanaan tes berlangsung tertib dan kondusif. Para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian penilaian, sementara guru memastikan proses berjalan objektif dan profesional. Bagi siswa yang dinyatakan naik jilid, hasil tes menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.

Dengan selesainya pelaksanaan tes, MIN 2 Sidoarjo berharap pembinaan BTQ semakin optimal dan kualitas literasi Al-Qur’an siswa terus meningkat. Evaluasi serupa dijadwalkan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari upaya madrasah untuk mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak dan berpengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *