Sidoarjo (Pengawas) — Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan tersedianya tenaga pendidik yang profesional, Pengawas Madrasah melaksanakan kegiatan Seleksi Kompetensi Guru Baru di sejumlah madrasah dampingan pada Kamis, 4 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menjaring guru yang berkualitas serta memiliki komitmen tinggi terhadap pengembangan pembelajaran di madrasah.
Seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan kelengkapan administrasi, wawancara kompetensi, hingga micro-teaching. Pengawas madrasah bertindak sebagai asesor utama untuk memastikan proses rekrutmen berjalan objektif, terukur, dan selaras dengan standar kompetensi guru madrasah.

Menurut Yuli Qoiyumillah selaku Pengawas Madrasah, menyampaikan bahwa proses seleksi ini menjadi bagian penting dalam upaya pembinaan serta penguatan mutu kelembagaan. “Guru adalah kunci keberhasilan madrasah. Melalui seleksi yang terstruktur, kami ingin memastikan bahwa guru yang diterima tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, dan komitmen keislaman yang sesuai dengan karakter madrasah,” ujarnya.
Pada tahapan micro-teaching, calon guru diminta menampilkan praktik pembelajaran singkat sebagai gambaran kemampuan dalam mengelola kelas, menyampaikan materi, serta berinteraksi dengan peserta didik. Pengawas memberikan catatan dan rekomendasi sebagai dasar penguatan kompetensi calon guru.
Kepala madrasah Umi Sholihah menyambut baik peran pengawas dalam proses seleksi ini. Menurutnya, pendampingan pengawas membuat proses rekrutmen lebih profesional dan terstandar. “Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan instrumen resmi, sehingga hasil seleksi benar-benar dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, madrasah dampingan diharapkan dapat memperoleh guru-guru baru yang kompeten, berkarakter, dan siap mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Pengawas madrasah berkomitmen untuk terus mengawal peningkatan mutu melalui supervisi akademik dan pembinaan berkelanjutan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara madrasah dan pengawas dalam memperkuat kualitas pendidikan serta menyiapkan generasi yang berdaya saing dan berakhlakul karimah.
