Sidoarjo — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, di Aula Al Ikhlas 1 jalan Monginsidi 3 Sidoarjo pada Selasa (13/1/2026).
Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh seluruh ASN kantor induk, kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh agama, serta para kepala satuan kerja (satker) dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Sidoarjo beserta pengurus. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan, baik di tingkat internasional, nasional, provinsi, maupun kabupaten. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Sidoarjo telah menorehkan lebih dari 800 penghargaan, dengan rincian 33 di tingkat internasional, 170 nasional, 258 provinsi, dan 369 kabupaten.

“Terima kasih kepada madrasah dan sekolah di Kabupaten Sidoarjo yang telah membawa nama baik daerah hingga ke kancah internasional. Semoga capaian ini menjadi semangat baru bagi seluruh satuan kerja di Sidoarjo,” ujarnya. Ia juga mencontohkan beberapa madrasah yang telah menjalin kerja sama dengan luar negeri, di antaranya MI Ma’arif Ketegan Tanggulangin dan MI NU KH. Mukmin Sidoarjo.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar menekankan makna mendalam dari istilah Hari Amal Bakti, yang menjadi ciri khas Kementerian Agama. Menurutnya, kata amal mengandung makna perbuatan dan tindakan nyata yang dilandasi semangat serta Ruhul Jihad. “Seorang pegawai Kementerian Agama harus berbuat dan bertindak. Jangan pernah mengatakan sebagai orang Kemenag tetapi tidak melakukan perbuatan dan tindakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kakanwil berpesan agar setiap ASN Kemenag senantiasa menghadirkan kebaikan dan kemanfaatan dalam setiap tugas dan pengabdian. Memasuki tahun 2026, ia mengajak seluruh ASN untuk melakukan muhasabah dan introspeksi diri atas capaian, perbuatan, serta kontribusi yang telah diberikan sepanjang tahun 2025.
Mengutip hadis riwayat Al-Hakim, Kakanwil menyampaikan bahwa orang yang hari ini lebih baik dari hari kemarin termasuk golongan orang yang beruntung (Robihun). “Maka tahun 2026 harus lebih baik dari tahun 2025, agar kita tidak termasuk golongan yang merugi (Mal’un),” pesannya.
Menutup arahannya, ia mengingatkan bahwa ASN Kemenag sejatinya mengabdi sebagai Abdullah (hamba Allah) yang saleh, dengan menyerahkan diri secara total kepada institusi Kementerian Agama serta menjadi representasi pegawai Kemenag yang senantiasa membawa dan mengimplementasikan visi-misi Kementerian Agama yang terangkum dalam Asta Protas.
