
SIDOARJO – Menyadari pentingnya peran pendidikan dalam membentuk karakter peduli lingkungan, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Sidoarjo secara resmi meluncurkan gerakan “Hari Pengurangan Sampah Plastik”, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah konkret madrasah dalam menekan angka penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa, guru, dan staf. Acara dimulai dengan sosialisasi pentingnya gaya hidup minim sampah oleh Koordinator Bidang Kesiswaan, yang menekankan bahwa menjaga kelestarian alam adalah bagian dari tanggung jawab moral sebagai insan yang berakhlakul karimah.
Dalam arahannya, pihak madrasah mengajak seluruh siswa untuk beralih menggunakan alat makan dan minum pribadi (tumbler dan kotak makan). Langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi volume sampah plastik dari kemasan makanan ringan dan minuman yang biasa dibeli siswa saat istirahat.

“Ini bukan sekadar aturan, tapi pembiasaan. Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa menjaga lingkungan adalah cerminan dari iman seseorang. Jika lingkungan kita bersih dan sehat, maka proses belajar mengajar pun akan semakin nyaman,” ujar Yuti Karmila, S.Pd selaku Korbid Kesiswaan MIN 2 Sidoarjo.
Suasana semakin meriah saat seluruh siswa menyuarakan yel-yel bertema lingkungan secara serempak. Dengan semangat yang membara, yel-yel tersebut menjadi simbol komitmen kolektif keluarga besar MIN 2 Sidoarjo untuk lebih mencintai bumi.
Tidak hanya sebatas seremonial, kebijakan ini langsung diterapkan di lapangan. Setelah apel pagi, para siswa terlihat membawa peralatan makan pribadi saat menuju kantin sekolah. Mereka tampak bangga dan terbiasa dengan gaya hidup baru ini, menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan telah tumbuh subur di kalangan siswa sejak dini.
Melalui program ini, MIN 2 Sidoarjo berharap dapat menjadi motor penggerak sekolah hijau (Green School) di wilayah Sidoarjo, serta menginspirasi warga madrasah lainnya untuk turut serta berkontribusi m