SIDOARJO – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Sidoarjo turut ambil bagian dalam momentum bersejarah Gerakan Nasional Rashdul Qiblah (kalibrasi arah kiblat) yang digelar serentak di seluruh Indonesia. Peristiwa agung ini berlangsung tepat pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 16.27 WIB, bertepatan dengan momen astronomis saat matahari melintas tepat di atas Ka’bah, Arab Saudi.
Gerakan berskala nasional bertajuk “Indonesia Berkiblat” ini mencatatkan partisipasi yang luar biasa, dengan diikuti oleh sebanyak 1.448.000 akun dari berbagai wilayah di tanah air secara serentak.


Di lingkungan MTsN 4 Sidoarjo, jalannya kegiatan dipusatkan di Masjid Al-Hikmah. Prosesi verifikasi arah kiblat dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 4 Sidoarjo, didampingi oleh jajaran Wakil Kepala Madrasah, serta dihadiri oleh perwakilan guru yang sedang bertugas di area madrasah.
Sementara itu, guna memastikan gaung gerakan ini meluas, para guru lainnya beserta seluruh siswa-siswi MTsN 4 Sidoarjo juga ikut serta secara serentak dari rumah masing-masing dengan memanfaatkan perangkat digital untuk memantau waktu presisi fenomena alam tersebut.
Kepala MTsN 4 Sidoarjo menyampaikan bahwa keikutsertaan ini bukan sekadar pemenuhan agenda nasional, melainkan edukasi praktis yang sangat berharga bagi warga madrasah.
“Ini adalah momen langka sekaligus edukasi sains-fikih yang nyata bagi kita semua. Dengan memanfaatkan fenomena alam saat matahari berada tepat di atas Ka’bah, kita bisa memastikan akurasi arah kiblat salat kita secara mudah dan akurat,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Melalui bayang-bayang benda tegak lurus yang disinari matahari pada jam tersebut, para peserta di madrasah maupun di rumah dapat langsung menarik garis arah kiblat yang presisi menuju Ka’bah.
Partisipasi masif dari jutaan akun dalam gerakan “Indonesia Berkiblat” ini diharapkan dapat semakin meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan madrasah, mengenai pentingnya pemanfaatan ilmu falak dalam kehidupan ibadah sehari-hari. Kegiatan berjalan dengan khidmat, lancar, dan sukses menyatukan semangat spiritualitas serta ilmu pengetahuan. (farah_ame)