SIDOARJO— Pengawas Madrasah/Raudhatul Athfal (RA) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo terus mendorong penguatan sinergi antara satuan pendidikan dan orang tua murid. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan Kelas Orang Tua bertema “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta: Peran Orangtua dalam Proses Pendidikan Anak di Madrasah” di KB-RA Roudlotul Jannah, Sabtu (26/9/2026).
Program edukasi parenting ini diawali dengan pendataan melalui pembagian kuesioner Google Form kepada para orang tua siswa. Pemetaan berbasis data ini dilakukan oleh tim pengawas guna mengidentifikasi pemahaman komitmen serta berbagai dinamika pengasuhan anak yang dihadapi orang tua di rumah. Hasil analisis kuesioner tersebut kemudian dijadikan acuan utama dalam perancangan materi dan penentuan fokus pembahasan.
Kegiatan yang diikuti 75 wali murid tersebut dihadiri oleh Pengasuh Yayasan Roudlotul Jannah, Ibu Nyai Hj. Khusnul Khuluk, serta Kepala RA Inayatul Maula beserta jajaran dewan guru.
Dalam pemaparannya selaku narasumber, Pengawas RA Kemenag Sidoarjo, Nani Wulyaningsih, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif wali murid dalam pengisian data. Ia menekankan pentingnya penyelarasan pola pendampingan anak antara lingkungan rumah dan madrasah.
“Anak-anak dapat menyerap pendidikan dengan optimal apabila jiwanya merasa aman, nyaman, dan dicintai, terutama oleh orang tua sebagai figur pendidik utama. Pembelajaran di madrasah menerapkan kurikulum formal, sementara orang tua menjalankan ‘kurikulum hidup’ di rumah melalui keteladanan dan kasih sayang. Karena itu, tantangan pengasuhan perlu diselesaikan melalui pendekatan yang selaras dan berbasis kasih sayang,” ungkapnya saat menyampaikan materi.

Melalui pemaparan tersebut, peserta juga diajak mendiskusikan pemecahan masalah terkait kedisiplinan, pola komunikasi, serta pengelolaan emosi orang tua berdasarkan hasil rekapitulasi data kuesioner.
Sebagai bentuk komitmen nyata, rangkaian acara diakhiri dengan sesi deklarasi peran orang tua. Para peserta menuliskan pesan komitmen, harapan, serta doa untuk anak-anak mereka pada kertas sticky note yang kemudian dipajang pada papan refleksi di dalam kelas. Pesan-pesan tersebut disiapkan agar dapat menjadi penguat motivasi dan doa bersama sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar.
Atas terlaksananya kolaborasi program ini, pihak Yayasan Roudlotul Jannah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pengawas Madrasah. Melalui kegiatan ini, Kemenag Sidoarjo berharap pola kemitraan berbasis data antara pengawas, madrasah, dan orang tua dapat terus ditumbuhkembangkan di seluruh RA wilayah Sidoarjo