Lestarikan Warisan Daerah, MIN 1 Sidoarjo Suguhkan Gelak Tawa Ludruk Khas Jawa Timuran di Semarak Bulan Bahasa 2026

Click to share!

Sidoarjo – Ada yang berbeda dan begitu memikat dalam perayaan Bulan Bahasa 2026 di MIN 1 Sidoarjo. Jika biasanya panggung Bulan Bahasa didominasi oleh baca puisi atau pidato formal, kali ini panggung madrasah mendadak riuh dan hangat oleh gelak tawa penonton berkat pertunjukan seni teater khas Jawa Timur, Ludruk (29/10).

Suasana halaman madrasah berubah menjadi panggung rakyat yang interaktif. Para peserta didik yang menjadi pelakon tampil begitu percaya diri membawakan dialog-dialog berbalut bahasa Jawa Timuran yang humoris, lugas, dan jenaka. Gaya bahasa yang menyegarkan ini tak pelak memukau seluruh audiens, hingga menghipnotis ratusan siswa dan guru untuk tak henti-hentinya bertepuk tangan dan tertawa lepas menyaksikan aksi panggung ciamik antar kelas yang saling berkompetisi menunjukkan penampilan terbaiknya.

Ketua Panitia Kegiatan Bulan Bahasa 2026, Ibu Latifatul Wakhidah, M.Pd., menyampaikan bahwa pemilihan seni teater ludruk sebagai salah satu cabang perlombaan utama ini dilakukan lewat pertimbangan yang matang. “Kami memilih seni teater ludruk bukan tanpa alasan. Langkah ini menjadi sarana konkret untuk mengenalkan kembali budaya asli Jawa Timur kepada anak-anak kita, agar tradisi kesenian daerah yang mulai langka ini tetap lestari dan terjaga keberadaannya,” ungkap Ibu Latifatul Wakhidah, M.Pd. di sela-sela acara.

Pentingnya mengenalkan kembali akar budaya lokal ini juga ditegaskan oleh Kepala MIN 1 Sidoarjo, Ibu Sri Utami, M.Pd. dalam sambutannya, beliau menyoroti tantangan zaman yang dihadapi oleh anak-anak masa kini yang tumbuh di era digital pesat. “Anak-anak kita hari ini adalah bagian dari Generasi Alpha yang sangat dekat dengan teknologi modern dan budaya luar. Tanpa pengenalan yang intensif, mereka mungkin tidak pernah tahu, bahkan tidak mengenal sama sekali bahwa kita memiliki seni pertunjukan seindah dan seunik Ludruk ini. Lewat Bulan Bahasa ini, kita tanamkan rasa bangga terhadap bahasa dan budaya daerah,” jelas Ibu Sri Utami, M.Pd.

Melalui perpaduan antara kecintaan pada bahasa, hiburan segar, dan edukasi budaya, perhelatan Bulan Bahasa 2026 di MIN 1 Sidoarjo sukses menjadi bukti nyata bahwa pelestarian tradisi dapat dikemas secara modern, seru, dan dicintai oleh para murid Generasi Alpha. (zd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *