Sidoarjo (Humas) – Kompetisi yang sehat adalah kunci lahirnya sumber daya manusia unggul dan berkarakter. Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I., dalam sambutannya saat menghadiri kegiatan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 yang digelar di Aula Al Ikhlas 1 Kantor Kemenag Sidoarjo, Rabu (8/10/2025).
Bahtiar menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan sarana pembinaan dan peningkatan kualitas guru serta tenaga kependidikan. Melalui ajang seperti ini, guru dan kepala madrasah didorong untuk terus meningkatkan kemampuan, inovasi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Kompetisi ini tidak hanya untuk menentukan siapa pemenangnya, tetapi bagaimana semua peserta dapat belajar menjadi lebih baik. Karena sejatinya, setiap guru yang berani berkompetisi adalah pemenang bagi dirinya sendiri,” ujar Sruji Bahtiar.

Ajang ini diikuti oleh ratusan guru dan tenaga kependidikan madrasah dari berbagai jenjang — RA, MI, MTs, hingga MA — dengan total puluhan penerima penghargaan dari kategori guru inovatif, inspiratif, dan dedikatif, serta kepala madrasah, pengawas, dan pustakawan berprestasi.
Bahtiar juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif, serta kepada panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan sumber daya manusia Kementerian Agama.
“Kita ingin membangun ekosistem pendidikan yang berdaya saing, berkarakter, dan berakhlak mulia. Kompetisi yang sehat akan melahirkan guru dan tenaga kependidikan yang tangguh dan berjiwa pembelajar,” tegasnya.
